![]() |
| tontonan tv bisa jadi berbahaya bagi anak/newleafcoach.org |
Sejauh ini stasiun televisi telah berusaha untuk mengkategorikan tayangan-tayangannya agar dapat ditonton oleh semua kalangan, namun di beberapa stasiun TV juga memberikan tanda pada setiap tayangan berdasarkan penggolongan usia apakah usia acara tersebut layak untuk disaksikan oleh anak-anak atau tidak. Sejumlah tayangan anak-anak seperti kartun ternyata secara konten belumlah sesuai dengan kriteria penayangan yang telah ditentukan oleh KPI (Komisi Penyiaran Indonesia). Tayangan kartun yang ternyata masih menayangkan beberapa unsur kekerasan ataupun percintaan sering juga secara tidak sengaja ditayangkan oleh acara televisi.
Kondisi demikian tentunya mendorong orangtua bijak sebagai pendamping anak-anak dalam menyaksikan acara televisi sehingga dapat memastikan apakah yang ditonton oleh anak-anak adalah tontonan yang memiliki manfaat edukatif bagi mereka. Disamping itu pula, orangtua memiliki peran untuk menjelaskan tayangan yang ditelevisi. Hal ini perlu dilakukan agar anak dapat memperoleh jawaban yang benar terhadap apa yang ada di televisi. Bahkan, untuk hal-hal yang seharusnya dikonsumsi oleh orang dewasa.
Waktu yang terbatas, yang kadang dimiliki orangtua terlebih mereka yang bekerja tentu saja perlu disikapi secara tepat oleh orang tua. Tentukan waktu dan tayangan televisi yang sesuai untuk anak-anak. Pastikan si anak memiliki waktu yang tepat sehingga tidak mengganggu kegiatan belajarnya. Perlunya membatasi tontonan televisi dengan aktivitas lain di luar ruangan sehingga mereka mempunyai variasi kegiatan di luar ruangan. Manfaatkan sosialisai bersama teman-teman mereka sebagai pengganti hiburan dan acara membaca bersama sebagai momen yang menyenangkan bagi masing-masing anggota keluarga. Hal ini tentu akan sangat menyenangka apabila dalam sebuah keluarga memiliki momen bersama untuk menyaksikan acara edukatif seperti dunia binatang ataupun film yang bertema keluarga.
Disisi lain sang anak perlu ditanya setelah mereka menyaksikan acara televisi. Hal ini dilakukan agar mereka memiliki kemampuan untuk menganalisa apa yang ditontonnya dan mengungkapkannya secara lisan. Selain itu Anda juga dapat memanfaatkan tugas menulis sebagai bagian dari kegiatannya menonton televisi. Hal ini juga disertai dengan memberinya hadiah apabila tulisan yang dihasilkannya menarik. Batasi waktu menontonnya semisal 2-3 jam sehari pada pagi hari. Anda dapat mengawasinya menonton televisi sambil melakukan pekerjaan harian sebagai orang tua.
Memang cara yang paling baik adalah mendampinginya menonton bersama. Hal ini sekaligus memberikan ruang bagi Anda untuk dapat menjelaskan acara yang ditontonnya. Pelajaran dari sebuah adegan dalam televisi dapat dijelaskan sebagai bagian dari mengarahkan pikirannya agar sesuai dengan norma-norma kebaikan yang berlaku dalam masyarakat.
Memanfaatkan CD/DVD edukasi yang dapat dibeli di supermarket ataupun toko buku merupakan alternatif yang baik apabila Anda secara penuh tidak bisa mengawasi kegiatan anak Anda. Tayangan CD/DVD sebaiknya merupakan tayangan yang bermakna edukatif dan sesuai dengan usia sang anak. Tayangan dalam program CD hendaknya memiliki peran untuk membangun moral anak agar menjadi lebih baik. Sehingga tanggung jawab sebagai orang tua dapat dilakukan dimulai dari hal kecil yakni memilih tayangan yang sesuai bagi anak. Selamat mencoba (wd)
Memang cara yang paling baik adalah mendampinginya menonton bersama. Hal ini sekaligus memberikan ruang bagi Anda untuk dapat menjelaskan acara yang ditontonnya. Pelajaran dari sebuah adegan dalam televisi dapat dijelaskan sebagai bagian dari mengarahkan pikirannya agar sesuai dengan norma-norma kebaikan yang berlaku dalam masyarakat.
Memanfaatkan CD/DVD edukasi yang dapat dibeli di supermarket ataupun toko buku merupakan alternatif yang baik apabila Anda secara penuh tidak bisa mengawasi kegiatan anak Anda. Tayangan CD/DVD sebaiknya merupakan tayangan yang bermakna edukatif dan sesuai dengan usia sang anak. Tayangan dalam program CD hendaknya memiliki peran untuk membangun moral anak agar menjadi lebih baik. Sehingga tanggung jawab sebagai orang tua dapat dilakukan dimulai dari hal kecil yakni memilih tayangan yang sesuai bagi anak. Selamat mencoba (wd)

kalo yang bapak ibunya kerja yang susah g bisa nemenin
ReplyDeletecopasnya kebangetan ini mah bos dari waspada.co.id
ReplyDeleteJudul nya aja yang sama gan...
ReplyDeletekalo yang dimaksud ini
ReplyDeletehttp://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=244821:kriteria-tontonan-tv-yang-baik-bagi-anak&catid=204:anak&Itemid=197
kayaknya beda deh. mungkin bang izal musti jelasin kopasnya di bagian mana