| swimhealthy |
Selain itu olahraga air ini memeiliki efek cidera fisik yang lebih kecil karena seluruh badan terlindung oleh air atau mengapung. Berenang juga olahraga yang tepat bagi Anda yang memiliki berat tubuh yang berlebih atau obesitas serta dianjurkan bagi ibu hamil yang memiliki radang sendi tulang atau arthritis. Selain itu masih banyak lagi sisi positif dari olah raga renang ini diamtaranya,
Membentuk otot tubuh
Berenang dianjurkan bagi Anda yang sedang ingin membentuk otot-otot tubuh utamanya pria. Gerakan pada renang yang melibatkan hampir semua bagian tubuh sekaligus juga melatih otot otot tubuh. Saat bergerak di dalam air, tubuh membutuhkan energi yang lebih besar karena harus melawan massa air.
Meningkatkan kemampuan jantung dan paru-paru
Gerakan seperti menendang dan mendorong air dengang anggota tubuh mampu melancarkan aliran darah ke jantung, pembuluh darah dan paru-paru. Hal ini sama artinya bahwa berenang merupakan olahraga aerobik di dalam air. Olahraga ini disarankan bagi penderita asma karena sistem cardiovaskular dan pernafasan dapat mejadi lebih kuat dan lebih panjang.
Menghilangkan stress
Ternyata olahraga ini juga baik bagi kesehatan mental. Olahraga yang membuat hati dan pikiran lebih tenang ini mampu meningkatkan hormon endorfin di dalam otak.
Pengamanan diri
Dengan kemampuan berenang, Anda tak perlu cemas menggunakan alat transportasi seperti kapal atau perahu dengan resiko terburuk seperti kapal rusak dan tenggelam. Kemampuan berenang dapat menjaga diri Anda dari bahaya jatuh ke laut atau tenggelam sekaligus dapat menolong orang lain.
Jangan lupa melakukan pemanasan sebelum berenang. Hal tersebut berguna bagi penyesuaian tubuh dan menghindari kram otot dan meningkatkan suhu tubuh dan detak jantung. Setelah berenang juga dianjurkan dengan proses pendinginan agar detak jantung tidak turun secara drastis. Pendinginan dapat dilakukan dengan berenang secara perlahan-lahan selama beberapa menit.
Kekurangan olahraga ini hanyalah kurang baik bagi kesehatan tulang karena tidak adanya gravitasi tersebut berpengaruh pada massa tulang. Untuk mengatasinya, Anda dapat melakukan selingan olahraga lain seperti bersepeda, jogging atau berjalan kaki. Selamat mencoba.(s@ri)
Comments
Post a Comment