![]() |
| gangguan pendengaran |
Ketika berusia 40-an hingga 60-an, kemampuan mendengar akan berkurang secara drastic dan setengahnya mengalami kehilangan pendengaran di usia 80-an. Namun, saat ini banyak kasus dimana para remaja produktif sudah mengalami gangguan ataupun penurunan kemampuan pendengaran. Dr. Agung Sulistyanto Sp. THT-KL mengungkapkan bahwa seseorang tanpa disadari telah melakukan aktivitas yang dapat menurunkan kemampuan mendengar mereka. Namun, hal ini dianggap sepele bagi sebagian besar orang.
Suara bising dan keras secara terus menerus, termasuk suara bunyi alat pabrik, mesin tempat seseorang bekerja atau alat listik dimana sering dikenal dengan Noise Indused Hearing Loss (NIHL). Tentunya seseorang yang bekerja di lingkungan semacam ini disarankan untuk mengenakan penutup telinga. Sedangkan suara yang keras dan tiba-tiba seperti bunyi letusan, petasan, ataupun ledakan akan dapat membuat gendang telinga pecah atau mengalami kerusakan di bagian dalam.
Selanjutnya, dokter tersebut menyebutkan kebiasaan mendengarkan music melalui headphone atau earphone dapat menyebabkan perubahan pendengaran secara temporer atau bahkan permanen. Gejala yang seringkali muncul yakni kesulitan dalam mengikuti pembicaraan antara dua orang atau lebih yang bicara pada waktu yang sama, kemudian mengalami masalah saat melakukan percakapan di telepon, sulit mendengar di lingkungan yang ramai, serta merasa bahwa lawan bicaranya berbicara tidak jelas atau terlihat seperti bergumam dan sulit mengikuti pembicaraan wanita dan anak-anak.
Pemeriksaan audiometric diperlukan untuk mengukur ketajaman pendengaran. alat ini digunakan untuk mengukur ambang pendengaran. Dua jenis alat audiometric yang dikenal yakni audiometric nada murni yakni tes dasar untuk mengetahui ada tidaknya gangguan pada pendengaran. Tes ini dilakukan dengan memperdengarkan nada murni dengan frekuensi yang berbeda-beda melalui earphone. Intensitas nada secara bertahap akan dikurangi hingga ambang batas dengar. Alat ini dapat menunjukkan titik dimana suara terkecil dapat didengarkan. Tes ini akan dilakukan untuk setiap telinga kanan dan kiri.
Audiometric tutur merupakan alat yang berguna untuk mengidentifikasi kemampuan pendengar dalam memahami percakapan tanpa alat dengar, memprediksi dan mengevaluasi peningkatan kemampuan pendengar dengan alat bantu dengar, dan membandingkan kemampuan dengan penggunaa beberapa jenis alat bantu dengar.
Secara umum kerusakan pendengaran tidak dapat diperbaiki, maka sebenarnya pengobatan yang saat ini dilakukan adalah merawat dan memperbaiki pendengaran seseorang dengan menggunakan alat bantu pendengaran. Sehingga penanggulangan sejak dini terhadap gangguan pendengaran serta penyebabnya perlu dilakukan guna mereduksi dampak buruk yang dapat ditimbulka di masa mendatang. (wd)

Comments
Post a Comment