| amarah dalam hubungan |
Sementara pada orang lain, dengan mengekspresikan kemarahan secara lebih terbuka, belum tentu hal ini juga lebih baik daripada menumpuk emosi layaknya bom waktu. Kemarahan yang lebih bisa diungkapkan memang tak akan sebesar kemarahan bagaikan bom waktu. Namun tetap saja intensitas kemarahan juga mempengaruhi.
Hal yang terpenting dari pada menumpuk amarahatau langsung melampiaskannya ketika emosi datang adalah bagaimana mengatur agar kemarahan itu dapat terungkapkan dengan baik. Sejatinya Anda juga membutuhkan perasaan marah agar menjadikan peringatan bagi diri sendiri dan orang lain terutama ketika Anda berada pada posisi tertentu. Maka dari itu sebaiknya Anda mampu mengaturnya agar dapat mengontrolnya dengan baik.
Jangan kalah dengan amarah
Kemarahan memang datang tanpa permisi. Maka ketika situasi dalam tekanan atau sedang mencapai puncaknya, maka kendalikan diri Anda sendiri. Lampiaskan rasa marah dengan cara positif seperti menyalurkan hobi, bukan dengan tindakan anarkis yang justru hanya akan menambah buruk keadaan.
Sebaiknya tidur
Jika kemarahan mulai merasuki diri Anda dan mulai sulit untuk dikendalikan, mungkn hal tersebut bisa jadi disebabkan karena kurangnya waktu Anda berisirahat dengan maksimal secara berkualitas. Sebaiknya Anda meninggalkan situasi di mana marah itu mulai menguasai Anda. Jika ada kesempatan, lebih baik Anda tidur, namun jika tak memungkinkan, sebaiknya cucilah muka Anda untuk menyegarkan pikiran.
Alihkan perhatian pikiran
Emosi bisa datang ketika pikiran Anda buntu atau teringat sesuatu yang membuat Anda merasa tidak nyaman. Anda dapat mengatasinya dengan cerdik jika mampu mengalihkan pikiran Anda sendiri. Anda paling tahu bagaimana membuat diri Anda senang dan gembira. Cobalah melakukannya ketika amarah mulai sulit dikendalikan.
Humor
Tertawa bisa jadi diartikan kebalikan dari amarah. Carikah hiburan atau menonton sesuatu yang membuat Anda tertawa. Setidaknya dapat membuat Anda lupa sejenak akan kemarahan. Selanjutnya hal tersebut akan mengurangi porsi kemarahan.
Seperti rasa takut, marah juga memiliki manfaat. Anda patut marah melihat ketidakadilan atau sesuatu yang tidak pada tempatnya. Namun marah selayaknya dapat tersalurkan dengan baik tanpa harus menyebabkan pihak lain terluka fisik dan batinnya. Kendalikan marah Anda dan sampaikan dengan cara yang baik. (fdh).
kalau marah itu dalam ajaran islam dianjurkan untuk wudhu kalo masih marah tidur :)
ReplyDelete