| pelukan ibu/vivabola |
Dalam hubungan keluarga terutama orangtua dengan anaknya, pelukan juga memiliki dampak positif pada anak. Pelukan ternyata turut berperan dalam stimulasi kecerdasan anak. Pada saat pelukan itu terjadi, otak anak akan membentuk sebuah hormon bernama oksitosin. Hormon ini akan menenangkan anak dan mengurangi racun pada otak yang merupakan turunan dari glutamat.
Seorang dokter menerangkan bahwa glutamat ini akan menyempitkan kapasitas dalam otak. Kita tentu tahu bahwa dampaknya tak akan baik bagi kecerdasannya. Derifat glutamat ini juga akan muncul ketika anak mengalami stres. Bisa dibayangkan jika orang dewasa tak akan fokus mengerjakan sesuatu jika tengah stres memikirkan masalah yang dialaminya, apalagi bagi mereka anak-anak.
Stres pada anak akan berperan layaknya glutamat, mempersempit kapasitas otak. Sehingga hal ini akan meminimalkan jumlah informasi yang akan diserap otak. Dengan pelukan yang memberikan rasa nyaman, hal itu akan memacu psikologis anak untuk belajar lebih baik lagi.
Begitulah dahsyatnya sebuah pelukan. Setelah Anda tahu betapa manfaatnya besar bagi sang anak, maka jangan ragu untuk memberikannya sebanyak mungkin setiap hari. Hal ini juga baik untuk hubungan kedekatan Anda dengan anak.
Selain itu, penting bagi Anda untuk menjauhkan si kecil dari suasana yang membuatnya tertekan. Bukankah kebahagiaannya adalah kebahagiaan Anda juga kan? (fdh).
Comments
Post a Comment