| bawangputih/flickr |
Beberapa manfaat lain dari bawang putih ini juga sebagai obat rabun dekat, memperbaiki sistem pencernaan, mengurangi gejala rematik, dan mengatasi kesemutan, bahkan juga bermanfaat sebagai detoxifikasi racun dan efektif sebagai anti-biotik, anti bakteri dan anti jamur. Allicina yakni semacam cairan pedas berminyak yang menimbulkan aroma menyengat, merupakan anti bakteri yang dimaksud karena mengandung belerang aktif. Sedangkan kandungan allir-sulfur bawang putih mampu menghambat bio-sintesis dalam hati. Kolesterol dalam hal ini merupakan jenis lemak yang diproses dalam hati dan ditemukan dalam makanan hewani. Sebenarnya kolesterol ini sangat penting untuk membangun dinding sel, melindungi jaringan syaraf, dan membuat hormon. Namun tentu saja apabila jumlahnya berlebihan akan menyebabkan efek negative.
Meskipun kaya manfaat namun tidak serta merta semua orang dapat mengkonsumsi bawang, karena sifat kimianya. Kandungan minyak atsiri, senyawa fosfor dan sebagainya, membuat bawang putih ini tidak cocok untuk dikonsumsi bagi penderita darah rendah dan tukak lambung. Takaran yang sesuai dengan berat-ringannya penyakit harus diperhitungkan karena efek kontradiksi yang ditimbulkan setelah mengkonsumsinya yang biasanya berupa gangguan lambung.
Pengolahan bawang putih sebagai obat sangat beragam, mulai dari dimakan mentah-mentah, disangrai ataupun dijadikan serbuk kering. Dengan membuangkulit kemudian ditumbuk untuk selanjutnya dikeringkan. Berbagai manfaat tersebut pula yang mendorong banyak ahli herbal sekarang melirik bawang putih sebagai bagian dari pengobatan alami yang tentunya dikombinasikan dengan tanaman lain untuk memaksimalkan proses penyembuhan. Maka dari itu, rajin-rajinlah mengkonsumsi bawang putih untuk memperoleh manfaat bagi kesehatan tubuh Anda. Selamat mencoba! (wd)
Comments
Post a Comment