| rotienak/magicmud.com |
Maka dari itu beberapa tips yang bisa digunakan khususnya bagi Anda calon mempelai perempuan sebagaimana dilangsir dari ezine article
Kesempurnaan bukan segalanya
Kesempurnaan hanya dimiliki oleh Tuhan. Apa yang bisa dilakukan adalah mengusahakan semuanya agar sempurna, meski demikian itu bukanlah segalanya. Kekecewaan akan muncul ketika ada celah dari apa yang telah Anda berdua persiapkan, entah gaun, venue, ataupun makanan yang barangkali tidak sesuai dengan harapan Anda. Maka sebagaimana maksud dari pernikahan adalah mencari kebahagiaan, akan lebih baik pula kalau standar “bahagia”, “unik”, serta “mengesankan” digunakan sehingga semua menjadi lebih bermakna dari sekedar patron dan urutan acara.
Persiapan jauh-jauh hari
Momen persiapan pernikahan biasanya memerlukan waktu yang cukup panjang, terlebih ini akan melibatkan keluarga, dan kerabat terdekat. Meski tidak harus mahal, namun tentu apabila disiapkan jauh-jauh hari akan lebih dapat mengurangi anggaran ataupun dapat mencicil sedikit demi sedikit persiapan untuk hari special. 6 bulan ataupun 1 tahun adalah waktu yang cukup panjang, sehingga perlunya juga untuk memberikan kesempatan “tidak membicarakan pernikahan” dan mengalihkan ke aktivitas lain yang lebih mempererat, semisal mengunjungi family ataupun berkumpul ke calon keluarga pasangan Anda sambil mengenal lebih dekat. Sehingga hal itu akan menjadi ajang untuk mereka bertanya, dan saat itu pula Anda bisa mengumumkan rencana pernikahan Anda.
Bertanya dan Berbagi
Momen special itu perlu dimaknai bersama oleh calon mempelai, dan bukanlah sekedar seremonial. Ini bukan soal Anda, namun juga pasangan, orangtua, mertua, dan seluruh keluarga. Hal ini tentu perlu dikomunikasikan kepada mereka yang telah mengalaminya, pengalaman serta masukan terhadap apa yang telah Anda berdua rencanakan tentu patut untuk dipertimbangkan. Selain itu, dukungan mereka penting bagi kelancaran acara, karena tak semua bisa dilakukan sendiri, dan keluargalah yang bisa membantu dan mengatasi segalanya. Maka dari itu, tanyakan apa saja yang kurang, dan apa yang menurut mereka tidak perlu dilakukan sehingga kebersamaan itu akan menjadikan seluruh anggota keluarga bertanggung jawab atas kesuksesan acara pernikahan Anda.
Beberapa hal tersebut diatas bukanlah detil tentang persiapan yang harus dilakukan sebelum pernikahan. Namun, penting digaris bawahi bahwa semua persiapan bermula dari mental dari kedua pasangan yang harus dibentuk sedemikian rupa sehingga mengerti bahwa pernikahan bukanlah sekedar pesta. Namun, kebersamaan keluarga, dan juga Anda berdua adalah yang terpenting. Sekalipun yang Anda gelar sekedar pesta sederhana. Kebahagiaan bukan melulu soal kesempurnaan. (wd)
Comments
Post a Comment