| family vacation/kapanlagi.com |
Namun sebagai orang tua Anda juga harus berhati-hati untuk tidak terlalu memanjakan anak dengan luasnya waktu liburan. Berikan saja seporsinya. Karena terlalu banyak permainan juga tak baik untuknya. Anak akan menjadi malas dan melupakan tugasnya untuk belajar.
Cara lain yang sangat efektif adalah menyelipkan proses belajar di sela-sela waktu bermain anak. Maka anak dapat bermain sambil belajar. Selain itu proses belajar yang tak begitu terasa saat liburan justru membuat anak lebih menyukai belajar dengan cara bermain ini. Bagaimana caranya menggabungkan belajar sambil bermain atau bermain sambil belajar ini?
Berwisata ke toko buku
Selama liburan, jangan biarkan ia terus menerus bermain dengan permainan biasanya yang hanya membuatnya selalu bermain. Sesekali ajaklah ia ke toko buku. Mulanya biarkan ia memilih buku yang ia sukai. Setelah itu pastikan buku tersebut tepat untuknya atau tidak, jika tepat Anda bisa membelinya. Belikan ia buku dengan cerita ringan penuh dengan makna-makna yang dapat ia pelajari, atau buku pelajaran dengan metode pembelajaran yang santai dan tidak formal. Anda harus selektif memilih buku yang tepat untuknya. Beberapa hari terakhir tersebar kabar adanya beberapa buku yang ditarik kembali karena isinya tak baik bagi perkembangan mentalnya.
Setelah itu luangkan waktu untuk mengawasinya membaca, atau membaca bersamanya. Tanyakan ia isi buku tersebut atau terangkan ia apabila ia kesulitan membacanya.
Menonton film bersama anak
Pilihlah film kartun anak yang sarat akan nilai moral. Jika film bioskop tidak selalu menampilkan film yang baik untuk anak, sebaiknya Anda meminjam CD atau DVD lalu menontonnya bersama di rumah. Di sela-sela pertunjukan Anda dapat langsung menerangkan hikmah atau pelajaran yang dapat dipetik dari film tersebut.
Penting bagi Anda untuk mendampingi anak menonton film atau televisi. Atau setidaknya pastikan ia menonton tayangan yang baik dan pantas bagi anak seumurannya.
Les keterampilan
Berikan anak tambahn pelajaran atau mengikuti ekstra kurikuler sesuai dengan bakat dan minat yang ia mau dan mampu. Anak akan memiliki banyak teman di tempat les. Disana ia dapat mempelajari hal baru selain mendapatkan teman baru. Berikan ia les yang sifatnya bukan pelaran sekolah formal seperti melukis, menggambar, renang, balet, bela diri, dan lain-lain.
Berwisata yang mendidik
Berlibur bersama anak layaknya ditanamkan juga nilai-nilai yang mendidik. Msalnya liburan ke pedesaan atau memancing hingga wisata religi untuk semakin mendekatkannya dengan Sang pencipta.
Jangan biarkan ia hanya berlibur dengan cara biasa hingga tidak mendapatkan apapun yang bermanfaat. Berikan ia pelajaran berharga walaupun dengan cara liburan yang sederhana. Misalnya latihan untuk kemandirian dan ketangguhan. Jalan-jalan di pedesaan bersama orangtuanya akan menjadi pengalaman berharga.
Liburan anak pasti berkesan dengan tambahan pelajaran yang terselip selama ia bermain. Jangan paksa anak untuk belajar. Karena ia akan melakukannya dengan terpaksa. Sehingga tidak semua pelajaran atau nilai berharga mampu ia pelajari sepenuhnya. Bebaskan ia untuk bermain, tentu saja sambil mengawasi dan menyelipkan pelajaran berharga di dalamnya. (fdh).
Comments
Post a Comment