Landscappist.com - Perkembangan ponsel berbasis Android nampaknya nyaris tak terbendung. Berbagai kecanggihan fitur yang ditawarkan memang membuat para pengguna ponsel mulai melirik dan beralih untuk menggunakan Android. Sebenarnya sejak awal kemunculannya, Android hanya merupakan perusahaan kecil berbasis di Palo Alto, California, yang kemudian dibeli oleh Google pada tahun 2005. Sebelumnya Android sendiri adalah sistem operasi untuk telepon seluler berbasis Linux. Hingga saat ini Android termasuk sistem operasi yang selalu mengupdate system operasi mereka dengan cepat. Biasanya android melakukan update pada bug recovery dan penambahan fitur-fitur baru.
Sosok-sosok yang berperan dalam kemajuan Android sebenarnya merupakan tokoh-tokoh yang pernah bekerja di Google. Rich Minner, sebagai wakil pendiri Wilfire Communications, ada pula Andy Rubin si founder dari perusahaan jasa software Danger. Dan ada pula Chris White, seorang insinyur di webtv serta Nick Sears, yang pernah bekerja di T-Mobile.
Pada mulanya Rubin dan beserta rekan-rekannya melakukan pengembangan sistem operasi berbasis Linux untuk diterapkan pada ponsel dan perangkat mobile lainnya dengan target market utama adalah pengembang handset dan juga operator. Google yang kemudian mengakuisisi Android mengaku bahwa langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan keuntungan perusahaan dan hal itu dianggap ide yang cemerlang. Maka dari itu Andy Rubin, yang dianggap sebagai penemu Android, memiliki tanggung jawab terhadap kinerja system operasi open source tersebut. Dan hingga saat ini kemampuan yang ditunjukkannya sangat mengagumkan dan telah membuat perhatian dunia teknologi beralih pada system yang berlogo robot hijau tersebut. Pada September 2007 terdapat laporan mengatakan bahwa Google mengajukan hak paten aplikasi telepon seluler (yang kemudian Google mengenalkan Nexus One, salah satu jenis telepon pintar GSM yang menggunakan Android pada sistem operasinya). Telepon seluler ini diproduksi oleh HTC Corporation dan tersedia di pasaran pada 5 Januari 2010.
Meskipun pada awal kemunculannya Android masih belum bisa bersaing dengan OS lain, namun seiring waktu peningkatan Android telah membawa paradigm baru dalam system operasi pada ponsel, karena kemudahan, fleksibilitas, dan kemampuannya untuk di upgrade. Hingga saat ini, seiring masuknya Google dalam pasar ponsel dalam waktu dekat. Tentu langkah besar Android untuk inovasi selanjutnya patut ditunggu. (wd)
![]() |
| android/google |
Sosok-sosok yang berperan dalam kemajuan Android sebenarnya merupakan tokoh-tokoh yang pernah bekerja di Google. Rich Minner, sebagai wakil pendiri Wilfire Communications, ada pula Andy Rubin si founder dari perusahaan jasa software Danger. Dan ada pula Chris White, seorang insinyur di webtv serta Nick Sears, yang pernah bekerja di T-Mobile.
Pada mulanya Rubin dan beserta rekan-rekannya melakukan pengembangan sistem operasi berbasis Linux untuk diterapkan pada ponsel dan perangkat mobile lainnya dengan target market utama adalah pengembang handset dan juga operator. Google yang kemudian mengakuisisi Android mengaku bahwa langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan keuntungan perusahaan dan hal itu dianggap ide yang cemerlang. Maka dari itu Andy Rubin, yang dianggap sebagai penemu Android, memiliki tanggung jawab terhadap kinerja system operasi open source tersebut. Dan hingga saat ini kemampuan yang ditunjukkannya sangat mengagumkan dan telah membuat perhatian dunia teknologi beralih pada system yang berlogo robot hijau tersebut. Pada September 2007 terdapat laporan mengatakan bahwa Google mengajukan hak paten aplikasi telepon seluler (yang kemudian Google mengenalkan Nexus One, salah satu jenis telepon pintar GSM yang menggunakan Android pada sistem operasinya). Telepon seluler ini diproduksi oleh HTC Corporation dan tersedia di pasaran pada 5 Januari 2010.
Meskipun pada awal kemunculannya Android masih belum bisa bersaing dengan OS lain, namun seiring waktu peningkatan Android telah membawa paradigm baru dalam system operasi pada ponsel, karena kemudahan, fleksibilitas, dan kemampuannya untuk di upgrade. Hingga saat ini, seiring masuknya Google dalam pasar ponsel dalam waktu dekat. Tentu langkah besar Android untuk inovasi selanjutnya patut ditunggu. (wd)

Comments
Post a Comment