| flirting/sriwijayapost |
Kehidupan yang dinamis tak pernah lepas dari perubahan, walaupun kadang kita terjebak pada situasi yang stagnan yang tak dapat dipungkiri menciptakan rasa bosan. Itulah pria, ketika tengah bosan terhadap pekerjaan dan sesuatu hal yang membelenggunya, maka ia pun berusaha lepas dari situasi tersebut dengan menantang dirinya melakukan rayuan pada teman lawan jenis yang berada di dekatnya.
Dari penelitian Universitas Surrey yang melibatkan 200 orang, sebagian besar responden yang semuanya adalah pria, merasakan bahwa rayuan ini semacam cara meningkatkan kecerdasan emosional. Menggoda wanita mampu membuat mereka memahami perasaan, dan tentu saja hal ini dirasa menyenangkan.
Sayangnya dari hasil penelitian tersebut diungkapkan fakta sebaliknya bahwa pria yang perayu menunjukkan tingkat kecerdasan emosional yang rendah. Barangkali hal ini disebabkan karena merayu yang bertujuan untuk menyennagkan diri sendiri agar lepas dari kebosanan dapat mengakibatkan berkurangnya pemahaman perasaan pada orang lain. Buktinya mereka tak terlalu peduli bagaimana akibatnya. Apakah mereka berpikir jika wanita mungkin saja tertarik dan menganggap rayuan itu adalah hal yang serius?
Dalam dunia kerja, pria bahkan tak segan merayu teman wanita yang punya kedudukan tinggi. Apa maksudnya? Tentu saja selain mengatasi kebosanan dan kejenuhan, rayuan bahkan punya maksud untuk meningkatkan kedudukan, setidaknya punya fungsi yang menguntungkan bagi diri pria itu sendiri.
Jadi rayuan memang sejatinya berfungsi menguntungkan secara individual bagi dirinya sendiri. Coba amati reaksi pria ketika berhasil merayu Anda. Seraut wajah puas akan tergambar utuh. Maka ketika itulah ia akan merasa sedikit terbebas dari situasi yang membosankan sekaligus sedikit “bermain” dengan perasaan Anda.
Cara mudah mengenalinya adalah konsistensi pria merayu. Sejatinya rayuan itu hanya terjadi ketika ia benar-benar menginginkan dan membutuhkan Anda. Bukan seperti rayuan musiman yang bahkan tak memiliki pertanda sebelumnya. Pria yang benar-benar membutuhkan Anda tak perlu menunggu situasi bosan atau tertantang untuk merayu Anda.
Maka ada baiknya Anda juga harus waspada dengan tingkah pria yang satu ini. Jangan mudah menjadi korbannya dengan terlalu menganggap serius rayuannya. Jadi tak akan ada air mata penyesalan untuk dia yang berhasil menggoda Anda. (fdh)
Comments
Post a Comment