Landscappist.com - Sejatinya tak dapat dipungkiri jika perjalanan Anda sejak dahulu hingga saat ini layaknya seleksi alam demi mencari jawaban siapa pasangan hidup Anda. Tak heran perpisahan sering mewarnai jalinan kasih hingga kembali beradaptasi dengan seseorang yang baru.
Ketika menuju usia matang, seseorang dihadapkan pada pertanyaan, “layakkah dia menjadi pendamping hidupku?”ataupun "Apakah dia bersungguh-sungguh?" jangan lantas karena memasuki usia yang sudah saatnya, maka seolah Anda menerima apa yang ada di depan mata. Hal ini bukan bermaksud tidak menerima apa yang ada pada dirinya sebagai perasaan cinta. Tapi coba Anda renungkan, sebuah ikatan suci yang hanya terjalin sekali sahidup dan semati ini jangan sampai berakhir pada perpisahan karena ia bukanlah orang yang tepat bagi Anda.
Jadi untuk membantu Anda memutuskan layakkah ia, berikut ini ada beberapa kriteria pendamping hidup berdasarkan analisa seorang psikolog klinis sekaligus konselor pernikahan Randi Gunther. Setidaknya Anda harus mempertimbangkan beberapa hal yang harus ada pada dirinya, sehingga Anda dengan sendirinya lebih mudah memperkirakan keberhasilan hubungan jangka panjang.
Ketertarikan fisik
Cinta biasa berawal dati mata. Itulah mengapa fisik selalu menjadi penyebab cinta pada pandangan pertama. Namun yang dibahas kali ini bukanlah fisik yang sekedar sex appeal saja, melainkan bagaimana penerimaan Anda terhadap kelebihan dan kekurangan fisiknya. Ini berkisar tentang bagaimana Anda merasa nyaman ketika mencium aroma rambutnya, atau sekedar merindukan untuk memeluknya.
Kemurahan hati
Hal ini bukan hal yang selalu diukur melalui materi yang disediakan olehnya akan tetapi berwujud pada kesediaannya untuk berbagi apa yang ia miliki tanpa diminta, selalu ada menjadi solusi ketika sebuah masalah melanda. Mereka benar-benar memperhatikan apa yang orang lain butuhkan.
Hubungan sosial
Anda tahu persis ketika menjalani hubungan berumah tangga dengannya, butuh sosok yang juga memperhatikan lingkungan sekitarnya. Itulah salah satu fungsi kepedulian sosial dan sekitarnya. Seindividualis Anda, suatu saat akan tetap membutuhkan peran orang yang ada di sekitar Anda. Jika Anda tak selalu mampu menjaga aturan komunikasi dengan pasangan, maka biarkan ia yang menghandle tugas itu.
Kesetiaan
Bukan selalu tentang hal perselingkuhan, melainkan juga mengenai kesediaannya untuk tetap mendampingi Anda di masa sennag maupun susah. Tolak ukur sebenarnya ketika Anda tengah berduka, sanggupkah ia menemani dan membangkitkan semangat Anda?
Kepercayaan
Hal ini bukanlah hal yang instan, setidaknya dibutuhkan keterbukaan dan membumikan kejujuran untuk membentuknya. Apalagi Anda dan pasangan akan dituntut layaknya sebuah partner, harus mampu bekerja sama dengan baik, terlebih dengan pembagian tugas masing-masing. Kepercayaan juga mampu membantu Anda menghadapi berbagai badai yang besar.
Humor
Sisi unik sebuah hubungan adalah humor. Dimana candaannya yang hangat mampu membuat Anda ingin selalu tertawa meskipun kadang itu tak mengandung sebuah makna yang lucu, barangkali Anda ingin menertawakan seberapa usahanya menghibur Anda. Sebuah romantika yang mungkin hanya Anda rasakan jika Anda memang benar-benar mencintainya. Terlebih karena tertawa itu menyehatkan. Maka insting Anda akan sebuah humor sangat diperlukan.
Dari sekian banyak hal kriteria diatas, adakah yang Anda temukan padanya? Disaat Anda mulai ragu untuk memutuskan, hanya hati Anda yang terdalam yang mampu menjawabnya. Karena pertanyaan tentang pendamping hidup bukanlah hitungan matematis yang mampu diperkirakan dengan angka atau semacam ilmu filsafat dengan beberapa falsafah di dalamnya. (fdh)
| becouple/missnowmrs.com |
Jadi untuk membantu Anda memutuskan layakkah ia, berikut ini ada beberapa kriteria pendamping hidup berdasarkan analisa seorang psikolog klinis sekaligus konselor pernikahan Randi Gunther. Setidaknya Anda harus mempertimbangkan beberapa hal yang harus ada pada dirinya, sehingga Anda dengan sendirinya lebih mudah memperkirakan keberhasilan hubungan jangka panjang.
Ketertarikan fisik
Cinta biasa berawal dati mata. Itulah mengapa fisik selalu menjadi penyebab cinta pada pandangan pertama. Namun yang dibahas kali ini bukanlah fisik yang sekedar sex appeal saja, melainkan bagaimana penerimaan Anda terhadap kelebihan dan kekurangan fisiknya. Ini berkisar tentang bagaimana Anda merasa nyaman ketika mencium aroma rambutnya, atau sekedar merindukan untuk memeluknya.
Kemurahan hati
Hal ini bukan hal yang selalu diukur melalui materi yang disediakan olehnya akan tetapi berwujud pada kesediaannya untuk berbagi apa yang ia miliki tanpa diminta, selalu ada menjadi solusi ketika sebuah masalah melanda. Mereka benar-benar memperhatikan apa yang orang lain butuhkan.
Hubungan sosial
Anda tahu persis ketika menjalani hubungan berumah tangga dengannya, butuh sosok yang juga memperhatikan lingkungan sekitarnya. Itulah salah satu fungsi kepedulian sosial dan sekitarnya. Seindividualis Anda, suatu saat akan tetap membutuhkan peran orang yang ada di sekitar Anda. Jika Anda tak selalu mampu menjaga aturan komunikasi dengan pasangan, maka biarkan ia yang menghandle tugas itu.
Kesetiaan
Bukan selalu tentang hal perselingkuhan, melainkan juga mengenai kesediaannya untuk tetap mendampingi Anda di masa sennag maupun susah. Tolak ukur sebenarnya ketika Anda tengah berduka, sanggupkah ia menemani dan membangkitkan semangat Anda?
Kepercayaan
Hal ini bukanlah hal yang instan, setidaknya dibutuhkan keterbukaan dan membumikan kejujuran untuk membentuknya. Apalagi Anda dan pasangan akan dituntut layaknya sebuah partner, harus mampu bekerja sama dengan baik, terlebih dengan pembagian tugas masing-masing. Kepercayaan juga mampu membantu Anda menghadapi berbagai badai yang besar.
Humor
Sisi unik sebuah hubungan adalah humor. Dimana candaannya yang hangat mampu membuat Anda ingin selalu tertawa meskipun kadang itu tak mengandung sebuah makna yang lucu, barangkali Anda ingin menertawakan seberapa usahanya menghibur Anda. Sebuah romantika yang mungkin hanya Anda rasakan jika Anda memang benar-benar mencintainya. Terlebih karena tertawa itu menyehatkan. Maka insting Anda akan sebuah humor sangat diperlukan.
Dari sekian banyak hal kriteria diatas, adakah yang Anda temukan padanya? Disaat Anda mulai ragu untuk memutuskan, hanya hati Anda yang terdalam yang mampu menjawabnya. Karena pertanyaan tentang pendamping hidup bukanlah hitungan matematis yang mampu diperkirakan dengan angka atau semacam ilmu filsafat dengan beberapa falsafah di dalamnya. (fdh)
Comments
Post a Comment