| shopping holic/goodhousekeeping.com |
Barangkali kebanyakan pasangan terlalu fokus pada penyelenggaraan dan pesta pernikahan hingga menyedot anggaran diluar batas kewajaran dan melupakan esensi makna pesta pernikahan itu sendiri. Selain itu kesalahan lain seperti pemborosan yang tidak dapat ditangani justru akhirnya diselesaikan dengan ketergantungan pada orang tua. Tentu Anda tak ingin masalah ini menimpa pada keluarga Anda, maka ketahui apa saja yang menjadi kesalahan pengaturan keuangan pasangan pengantin baru ini.
Menyerahkan tanggung jawab hanya pada satu orang
Kepercayaan mungkin menjadi alasan Anda membiarkan pasangan bebas melakukan transaksi dan menghabiskan uang. Padahal tak semuanya dapat berjalan sesuai anggaran. Maka adakan diskusi pengeluaran setidaknya seminggu sekali apalagi jika menyangkut hal yang besar. Masalah keuangan setelah menikah menjadi tanggung jawab bersama, sekalipun ada pembagian tugas untuk urusan ini dan itu. Namun, demikian tak semua bisa dibeli dengan uang.
Hanya memikirkan hari ini
Yang ada saat ini, untuk hari ini. Sedangkan untuk urusan besok ada waktunya untuk mencari lagi. Pendapat demikian biasa dialami oleh mereka yang berjiwa muda. Kebanyakan dari mereka masih terbawa kesenangan untuk berbelanja dan menghabiskan uang tanpa memikirkan investasi dan tabungan. Anda tentu tahu apa akibatnya, jadi jangan sampai terbawa hasrat untuk selalu menghabiskan uang tanpa perencanaan masa depan. Menabung juga dapat membangun masa depan.
Mengandalkan dana pensiun
Mengandalkan dana pensiun untuk masa depan memang menjadi salah satu pertimbangan. Akan lebih bagus jika Anda memiliki sampingan yang menjanjikan sebagai investasi. Apalagi jika menuju hari senja. Maka investasi kelak dapat diurus keluarga dan keturunan, Anda tinggal tenang menikmatinya.
Masalah diatas jika dibiarkan terlalu larut akan membuat keuangan Anda dan pasangan terpuruk lambat tapi pasti. Maka sebaiknya atur pengeluaran dengan baik, dan pastikan sumber pemasukan selalu tersedia serta jaminan untuk tabungan tetap terjaga. (fdh)
Comments
Post a Comment