| muslimah belanja/zakatonline.com |
Akhirnya setelah lama menanti, bulan penuh kemuliaan itu akan datang kembali kurang dari sepekan lagi. Walaupun bulan penuh dengan keberkahan, Seorang ibu yang memiliki kewajiban mengurus kebutuhan rumah harus tetap waspada dan melakukan beberapa persiapan. Terkadang ada orang tak bertanggung jawab menyalahgunakan kemulian bulan ini demi keuntungan pribadinya semata. Atau mungkin ada beberapa cobaan dari Tuhan yang siap menghadang Anda ketika di awal bulan. Maka tengoklah beberapa masalah berikut dan lakukan persiapannya dengan baik agar tetap terjaga menjalan Ramadhan penuh khidmat.
Kenaikan harga bahan
Menjelang bulan puasa utamanya lebaran, harga bahan pokok semakin merangkak naik karena penuhnya permintaan akan barang. Tak sedikit pedagang juga melakukan penyimpanan dan penimbunan. Sehingga akhirnya kelangkaan barang tak dapat dihindari.
Sebagai konsumen yang cerdas, Anda tak mungkin ingin terjebak dalam godaan melambungnya harga kebutuhan. Terlebih ketika sahur maupun berbuka membutuhkan asupan gizi guna mempertahankan kesehatan agar tetap siap menjalani aktivitas Ramadhan yang padat akan ibadah.
Maka tak ada salahnya Anda mempersiapkan kebutuhan jauh-jauh hari. Agar tak terpaksa membeli barang yang semakin mahal di kemudian hari. Belilah bahan pokok secukupnya sesuai dengan kebutuhan semisal untuk seminggu ke depan. Selanjutnya untuk masalah sahur dan berbuka, Anda tak perlu khawatir dengan kenanikan harga yang semakin meningkat.
Beredarnya uang palsu
Anda harus semakin teliti memeriksa keaslian uang yang Anda peroleh baik dari sumber manapun. Karena beredarnya uang palsu terutama mendekati lebaran sudah menjadi hal yang tak bisa dihindarkan. Alasannya cukup logis, menghalalkan penggandaan uang dipicu kenaikan harga bahan dan kebutuhan ekonomi yang semakin mendesak. Jangan sampai Anda tertipu dan merugi pada akhirnya.
Beredarnya barang kadaluarsa
Dalam menjalani ibadah puasa, memperbanyak ibadah bisa dengan saling berbagi dengan saudara dan kerabat dengan saling bertukar parcel ataupun hadiah. Tujuannya tak lain adalah saling mendekatkan hubungan dan juga bersedekah. Namun berhat-hatilah dengan kemasan parcel yang sudah dirangkai ternyata juga menyelipkan bahan makanan yang sudah kadaluarsa.
Dalam parcel yang sudah terangkai tak mungkin mengijinkan Anda untuk membongkarnya satu persatu atau memeriksanya ulang sebelum membeli. Maka solusinya adalah dengan membeli sendiri setiap barang lalu merangkainya ke dalam keranjang. Tak ada salahnya dengan hal ini, selain harganya yang lebih ekonomis, Anda dapat memilih barang mana sesuai dengan kebutuhan dan kenginan.
Tak hanya parcel, bahkan barang satuan yang dijual di pasar maupun supermarket modern juga rentan dengan keberadaan barang kadaluarsa. Jadi sebagai konsumen cerdas, tetaplah meneliti tanggal layak konsumsinya. Anda tentu tidak menginginkan kerabat dan keluarga yang Anda sayangi menerima barang tak layak konsumsi.
Persiapan membeli yang manis
Untuk berbuka nanti, lebih disarankan Anda menikmati yang manis-manis daripada langsung melahap makanan inti. Hal ini untuk memulihkan tenaga dan melepaskan diri dari rasa lemas dan untuk membuat perut Anda tidak kaget menerima makanan inti. Karenanya tak perlu membuat dan membeli es campur, kolak, atau beragam takjil lainnya. Cukup siapkan kurma, susu dan sirup sebagai teman berbuka setiap harinya. Anda pun dapat memberikan variasi dengan berbagai campuran buah dan agar-agar. Tak perlu membeli karena buatan sendiri lebih aman dan tentu saja sesuai selera dan porsi Anda.
Jangan biarkan Anda lengah dan menyia-nyiakan bulan penuh kemuliaan kali ini. Sambutlah dengan persiapan lahir bathin yang matang. Hadapi segala cobaan dan ujian yang memang sedang Tuhan berikan untuk menguji iman kita. Perbanyak amal dan ibadah dan jadilah manusia yang utuh terlahir kembali bagaikan selembar kertas putih. Semoga berhasil. (fdh)
Comments
Post a Comment