| bau mulut/detikhealth.com |
Menyikat gigi setelah makan
Hal yang paling mudah dilakukan sebenarnya namun juga seringkali dilupakan yakni menyikat gigi. Namun, perlu diingat pula cara yang benar menggosok gigi. Dimana gerakan gosok gigi diawali pada bagian berwarna merah (gusi) ke bagian berwarna putih (gigi). Cara ini harus dilakukan secara benar, baik untuk rahang atas dan rahang bawah, baik permukaan yang menghadap pipi dan bibir ataupun permukaan yang menghadap lidah. Pada permukaan untuk mengunyah dapat dilakukan dengan cara keluar masuk dengan sedikit putaran.
Sesuaikan sikat dan pasta gigi
Gosok gigi dengan menggunakan pasta gigi perlu diperhatikan dengan memilih pasta gigi yang mengandung fluoride dengan 1000-1500 ppm yang dapat mencegah kerusakan gigi dan bakteri. Disisi lain memilih sikat gigi yang sesuai dan yang dapat bekerja maksimal. Memilih sikat gigi dengan bulu lembut dan kepala kecil yang bisa mencapai tempat-tempat yang sulit, khususnya ruang antar gigi. Hindari membeli sikat berbulu kaku karena akan terlalu keras untuk gigi dan gusi Anda. Jangan ragu untuk mengganti sikat gigi Anda yang sudah tidak rapi bulu-bulunya, paling tidak setiap tiga bulan sekali. Bentuk kepala dan rambut dari sikat gigi adalah bagian terpenting. Bentuk gagang atau pegangan sikat gigi tidak mempengaruhi kualitas menyikat. Namun, gagang harus cukup kaku untuk mengendalikan semua gerakan sikat gigi.
Perbanyak air putih dan buah
Mengkonsumsi air putih saat sahur (8 gelas sehari) perlu dilakukan guna memaksimalkan penyerapan cairan tubuh selain juga untuk melumasi rongga mulut. Saat kekurangan cairan menyebabkan mulut menjadi kering. Sebaliknya, pilihlah air putih sebagai air minum Anda. Memperbanyak konsumsi buah-buahan pengusir bau mulut seperti apel, bengkuang dan wortel akan dapat menurunkan bakteri dalam rongga mulut. Selain itu manfaatkan teh hijau yang mengandung bahan aktif catechin yang dapat menghilangkan plak, menurunkan kadar gula, dan membunuh bakteri penyebab bau mulut. Minumlah 2-5 cangkir teh hijau sehari, saat sahur ataupun setelah berbuka.
Sebenarnya bau mulut tidak akan muncul apabila kebersihan dalam rongga mulut dapat terjaga. Perbanyak wawasan mengenai manfaat puasa untuk kesehatan dapat membantu Anda, sambil mempersiapkan amalan-amalan untuk dapat dilaksanakan selama bulan Ramadhan. Sukses untuk Anda! (wd)
Comments
Post a Comment