![]() |
| syukur/postko |
Padahal lawan dari mengeluh yakni bersyukur atau berterimakasih telah diketahui berdampak positif bagi kesehatan fisik maupun mental. Hanya saja terlalu mudah mengeluh daripada memikirkan sisi positifnya untuk mengeluh. Padahal terdapat penelitian bahwa kebersyukuran memberi efek yang positif terhadap prestasi. Bukankah hal ini lebih tepat ditujukan pada para remaja di mana kehudupan mereka yang labil sering menyesatkan diri sendiri?
Coba Anda bayangkan jika mampu mensyukuri segala hal yang terjadi dan terhadap apa yang Anda miliki saat ini. Bukankah dengan demikian akan datang sikap yang positif? Lebih hebatnya lagi sikap tersebut mengarahkan Anda pada kehdupan yang membahagiakan.
Sikap optimis akan membuka peluang akan harapan masa depan yang lebih cerah. Hal ini tak hanya melulu tentang pretasi akademis, tapi juga prestasi kantor. Bahkan bersyukur bisa menjadi obat memperbaiki lingkungan sekitar.
Rasa syukur mampu menghindarkan Anda dari stres dan juga depresi. Bahkan tingkat harga diri dapat meningkat. Anda pun akan semakin dalam memaknai hidup dan tujuannya, jadi tak akan terjebak pada pribadi yang selalu merasa kurang puas karena tak mampu mensyukuri apa yang ada.
Rasa syukur ini bukan sesuatu yang tumbuh dengan instan melainkan sesuatu yang membutuhkan proses dan bantuan utamanya dari orangtua pribadi yang bersangkutan atau keluarga di sekitarnya. Melalui contoh nyata dan peran serta dukungannya, orangtua pun dapat menjadi figur serta mempengaruhi bagaimana pribadi anak kelak nanti ia dewasa. Jadi jika Anda menginginkan ia tumbuh dengan baik semestinya kehati-hatian untuk bersikap selalu menjadi prioritas utama. Butuh lebih banyak apresiasi dan penghargaan untuk anak sekaligus mengajarkan makna syukur dan bagaimana penting serta perannya dalam kehidupan.
Bahkan jika Anda tengah menderita kesulitan untuk tidur atau insomnia, bisa jadi Anda kurang mensyukuri apa yang terjadi. Bagaimana bisa? Mereka yang kurang tidur adalah mereka yang sebagian besar pikirannya melayang entah kemana entah itu menyesali sesuatu atau merasa kurang puas dengan yang ia miliki saat ini. Benarkan?
Sebenarnya Anda sudah pasti mengetahui manfaat dari bersyukur itu sendiri. Yang menjadi masalah adalah bagaimana cara memulainya. Mungkin tips di bawah ini dapat membantu Anda untuk membiasakan diri agar bersyukur.
Berhenti mengeluh
Setiap orang punya target, manakala tak tercapai akan ada rasa mengganjal di hatinya. Jadi ketika hati mulai berbisik untuk mengeluh, maka tahanlah atau alihkan ke kegiatan bermanfaat lainnya. Mengeluh tak akan menyelesaikan masalah. Jadi percuma Anda melakukannya.
Berpikir dua arah
Latih otak dan hati Anda untuk tidak memikirkan ruginya saja. Ini bisa dikatakan mencari hikmah dari segala sesuatunya. Akan sangat melelahkan jika Anda hanya memikirkan dari sisi buruknya saja. Bahkan Anda mungkin akan melewatkan kesempatan dan sesuatu yang berharga.
Melihat ke bawah
Lihatlah mereka yang kurang beruntung di sekitar Anda, maka adakah alasan lain bagi Anda untuk tidak bersyukur? Berbagi dan rasakan apa yang mereka butuhkan, maka Anda akan tahu betapa beruntungnya Anda namun betapa ruginya Anda jika tak menyadari.
Mulai dari yang kecil
Bersyukur bukan hanya untuk sesuatu yang besar dalam hidup Anda, bahkan sesuatu yang kecil dapat sangat berharga jika Anda mau bersyukur. Seperti pepatah sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit seperti itulah jika Anda menghitung-hitung seberapa beruntungnya Anda, akan lebih banyak yang harus disyukuri daripada yang harus dikeluhkan.
Selamat mencoba, dan pastikan Anda akan selalu konsisten untuk bersyukur. Banyak hal yang telah berakhir sia-sia jika hanya diisi dengan ratapan dan penyesalan. Bukankan demikian? (fdh)

Comments
Post a Comment