Landscappist.com - Hey landscapper. Tahukah Anda, ada beberapa orang yang mengaku bisa hidup seorang diri tanpa bantuan oranglain. Karena harga dirinya yang tinggi atau sebegitu besar egoisme di dalam dirinya, ia hanya akan memikirkan diri sendiri dan menggunakan diri sendiri sebagai tempat bertumpu. Padahal mau tak mau akhirnya ia merasakan kesepian dan terlambat untuk bergaul hingga usia terlanjur menua.
Susah bergaul juga dimiliki mereka yang punya rasa malu cukup tinggi hingga kurangnya bersosialisasi dengan yang lain. Padahal secara mental, kurangnya pergaulan juga akan berdampak pada kesehatan fisik Anda. Jadi bagi Anda yang ingin mengatasi masalah susah bergaul, medtasi bisa menjadi salah satu solusinya.
Meditasi sudah menjadi gaya hidup yang tak asing bagi sebagian masyarakat. Dalam penelitian Carnegie Mellon University, Meditasi bisa mengatasi rasa kesepian utamanya bagi lansia yang sudah tak punya banyak teman. Lansia juga rentan dangan penyakit fisik misalnya jantung, dan pikun.
Sungguh keberuntungan tersendiri menjadi lansia. Namun resiko yang ditanggung adalah banyak gugurnya teman angkatan seperjuangan. Bahkan terkadang pergaulan luas dengan yang lebih muda susah untuk didapatkan.
Penelitian dengan meditasi ini ternyata efektif mengusir rasa sepi. Apalagi dengan pemeriksaan fisik yang dilakukan setelah meditasi ternyata berdampak signifikan memperbaiki kualitas hidup. Hal yang menjadikan meditasi berharga pada lansia yang “kurang gaul” dan kesepian ini adalah rasa rileks dan ketenangan. Rasa damai juga dinilai mampu mengatasi inflamasi atau radang yang menjadi kunci utama kematian dini akibat kanker maupun sakit jantung.
Jadi bagi Anda yang mungkin masih memiliki orangtua berusia lanjut, tak ada salahnya menyarankan mereka untuk melakukan meditasi karena dampaknya sangat luar biasa bagi kesehatan fisik. Anda juga dapat membantu mereka dengan menjadi “teman” sebagai anak yang baik. Meditasi yang juga baik bagi fisik dan mental akan menjadi luar biasa manakala Anda juga mendukung kesehatan kejiwaannya dengan menjadi temannya.
Barangkali Anda yang kesepian juga perlu mencoba meditasi. Kurang pergaulan yang berefek kesepian hingga kesehatan fisik ini ternyata tak boleh diabaikan. Barangkali dengan meditasi teratur Anda mampu merasakan perubahan mental secara bertahap dan terbuka kesadaran dan keberanian untuk berbagi dan menambah koleksi teman. Yang jelas tak ada ruginya meditasi dilakukan baik untuk golongan yang tua apalagi yang muda. Bukan begitu? (fdh)
| meditation/maakrishnaashram.in |
Susah bergaul juga dimiliki mereka yang punya rasa malu cukup tinggi hingga kurangnya bersosialisasi dengan yang lain. Padahal secara mental, kurangnya pergaulan juga akan berdampak pada kesehatan fisik Anda. Jadi bagi Anda yang ingin mengatasi masalah susah bergaul, medtasi bisa menjadi salah satu solusinya.
Meditasi sudah menjadi gaya hidup yang tak asing bagi sebagian masyarakat. Dalam penelitian Carnegie Mellon University, Meditasi bisa mengatasi rasa kesepian utamanya bagi lansia yang sudah tak punya banyak teman. Lansia juga rentan dangan penyakit fisik misalnya jantung, dan pikun.
Sungguh keberuntungan tersendiri menjadi lansia. Namun resiko yang ditanggung adalah banyak gugurnya teman angkatan seperjuangan. Bahkan terkadang pergaulan luas dengan yang lebih muda susah untuk didapatkan.
Penelitian dengan meditasi ini ternyata efektif mengusir rasa sepi. Apalagi dengan pemeriksaan fisik yang dilakukan setelah meditasi ternyata berdampak signifikan memperbaiki kualitas hidup. Hal yang menjadikan meditasi berharga pada lansia yang “kurang gaul” dan kesepian ini adalah rasa rileks dan ketenangan. Rasa damai juga dinilai mampu mengatasi inflamasi atau radang yang menjadi kunci utama kematian dini akibat kanker maupun sakit jantung.
Jadi bagi Anda yang mungkin masih memiliki orangtua berusia lanjut, tak ada salahnya menyarankan mereka untuk melakukan meditasi karena dampaknya sangat luar biasa bagi kesehatan fisik. Anda juga dapat membantu mereka dengan menjadi “teman” sebagai anak yang baik. Meditasi yang juga baik bagi fisik dan mental akan menjadi luar biasa manakala Anda juga mendukung kesehatan kejiwaannya dengan menjadi temannya.
Barangkali Anda yang kesepian juga perlu mencoba meditasi. Kurang pergaulan yang berefek kesepian hingga kesehatan fisik ini ternyata tak boleh diabaikan. Barangkali dengan meditasi teratur Anda mampu merasakan perubahan mental secara bertahap dan terbuka kesadaran dan keberanian untuk berbagi dan menambah koleksi teman. Yang jelas tak ada ruginya meditasi dilakukan baik untuk golongan yang tua apalagi yang muda. Bukan begitu? (fdh)
Comments
Post a Comment