| sirup botol/food.detik |
Untuk minuman, pilihan jatuh pada air minum kemasan atau sirup botolan. Ternyata tak hanya makanan kecil yang perlu mendapatkan perhatian ekstra karena banyaknya tindak kecurangan yang marak terjadi utamanya saat menjelang lebaran. Saat dimana tingkat konsumsi masyarakat sedang pada puncaknya.
Sirup yang bahan dasarnya adalah gula, memiliki cita rasa yang manis. Tentunya sirup yang telah beredar dan layak konsumsi harus mandapatkan ijin dari BPPOM RI. Kita lihat semakin banyak merk dan jenis rasa yang beredar di pasaran. Maka bagaimana cara memilih sirup yang baik? Sebab tak hanya rasa saja yang patut kita pertimbangkan, pilihlah sirup dengan standar dan kualitas yang baik. Tentunya agar kesehatan tetap terjaga. Untuk mengetahui ciri sirup berkualitas, Prof. Dr. Purwiyatno Hariyadi, Profesor Food Process Engineering di Fakultas Sains dan Teknologi Asia Tenggara dari IPB membeberkan tips nya untuk Anda.
- Tampilan dan kemasan sirup seringkali menggoda dan menjadi daya tarik para pembeli. Maka pastikan sirup kesayangan Anda berada dalam kondisi sempurna. Yakni dalam segel yang masih rapat, label dan tulisan yang masih dapat terbaca dengan baik. Lalu pada botol bening sirup membuat Anda dapat melihat lebih teliti pada isinya. Pastikan tidak ada benda asing yang masuk dalam botol.
- Penting untuk memeriksa kemasan karena bentuk kecurangan pasar saat ini dapat berupa botol yang sama namun isi yang digantikan oleh penjual nakal. Bahan yang digunakan juga tak dapat dipertanggungjawabkan bagi kesehatan Anda. Maka berhati-hatilah karena semua sirup dapat dengan mudah dipalsukan.
- Setelah itu pastikan isinya sesuai dengan apa yang tertera pada labelnya. Untuk urusan kekentalan tidak semua sirup sama kentalnya karena ada berbagai macam tipe sirup. Selanjutnya pastikan warnanya sesuai. Pilih sirup dengan warna yang tidak mencolok dan terlalu menarik mata. Karena sebagian besar sirup yang demikian bisa jadi menggunakan pewarna tekstil yang berbahaya yang biasa dilakukan pedagang nakal yang mengganti isi sirup dengan sirup buatannya sendiri.
- Saat melihat komposisi pada labelnya, pastikan gula yang digunakan adalah gula tebu atau sukrosa dan sakarosa. Pemanis inilah yang manjadi pemanis yang memenuhi standar SNI dan BPPOM RI. Pemanis buatan dan non kalori tidak diperkenankan untuk sirup dengan aneka ragam rasa.
- Ini dia mengenai kekentalan sirup. Sirup yang baik mengandung 65% gula paling sedikitnya. Jadi perbandingannya adalah satu sendok sirup seharusnya cukup untuk 4 sampai 5 sendok air putih. Jadi silakan mengira-ngira apakah sirup Anda setidaknya cukup manis untuk 4 sampai 5 sendok makan air.
- Seharusnya fungsi lain gula sebagai pemanis dan bahan utama sirup adalah menajdi bahan pengawet alaminya. Gula mampu mencegah pertumbuhan mikroba dengan cara menurunkan aktivitas air. Namun jika menggunakan Benzoat, hal tersebut diperbolehkan sesuai dengan ijin dari perarturan Mentri Kesehatan.
Comments
Post a Comment