| apologize/ehow.com |
Memang kadangkala kata maaf seolah terlalu mudah untuk dikatakan namun jika menilik masa lalu, rasanya berat hati menerima pernyataan maaf itu. Semestinya Anda paham jika semua manusia memang tak pernah diciptakan sempurna sedemikian hingga tak pernah melakukan dosa.
Cobalah menjadi pribadi pemaaf walaupun sedikit demi sedikit. Maafkanlah diri Anda sendiri terlebih dahulu hingga lebih mudah menerima segalanya. Lalu memaafkan orang lain. Tak ada seorangpun yang menginginkan permusuhan bahkan peperangan. Jadi ketahuilah beberapa sisi positif dari pribadi memaafkan berikut.
Seperti yang dilansir dalam Mayo Clinic, inilah dia manfaat kesehatan memaafkan:
1. Kurangi resiko hipertensi
Hipertensi atau tekanan darah tinggi menurut riset dari Universitas California salah satunya disebabkan karena seseorang tak bisa melepaskan kemarahannya apalagi memaafkan kesalahan orang. Akhirnya besar dampaknya untuk mengalami resiko meningkatnya lonjakan tekanan darah.
Penelitian yang melibatkan 200 orang relawan dengan cara diberikan instruksi untuk mengingat momen di mana mereka marah dan tersakiti hatinya pada sebagian relawan, dan sebagian lagi diberikan instruksi untuk melupakan kejadian yang membuat sakit hati. Akhirnya diperoleh hasil bahwa grup dengan perintah mengingat memiliki tekanan darah yang besar dbandingkan mereka yang pemaaf.
2. Terhindar dari narkoba dan alkohol
Ternyata tak hanya adegan film bahwa mereka yang terimpa masalah, sakit hati dan dendam biasanya lari pada narkoba dan alkohol. Kisah nyata telah membuktikannya. Bahwa sebagian orang yang melampiaskan kemarahan dan kekecewaan pada minuman keras dan alkohol percaya bahwa hal tersebut dapat membantu mereka melupakan rasa sakit hati. Hasilnya? Sama sekali tak berpengaruh.
Pelarian masalah pada minuman keras dan narkoba hanyalah gambaran semu bagi mereka. Padahal jika Anda rileks dan berusaha memaafkan, tak perlu repot berlari pada barang haram tersebut. Apalagi minuman keras dan narkoba dapat merusak kesehatan. Memaafkan dapat membuat Anda rileks dan menghilangkan beban yang mengganjal dalam dada.
3. Menurunkan resiko serangan jantung
Telah dibuktikan ilmuwan bahwa permintaan maaf dapat meningkatkan kesehatan jantungnya. Seperti terkait dengan hipertensi yang membuat kerja jantung lebih berat. Mendengarkan kata maaf dari orang lain dapat menurunkan tekanan darah. Apalagi jika Anda profesional untuk memaafkan tanpa harus menunggu kata itu keluar dari bibirnya.
4. Bebas dari stres dan depresi
Apa sih penyebab stres dan depresi itu sebenarnya? Terlalu banyak memikirkan hal yang tak perlu dan memberat-beratkan masalah. Ya, terlalu berlebihan menyikapi sesuatu dapat membuat Anda rentan mengalami stres dan depresi apalagi mengenai masalah kecil.
Jadi pemurah lah dalam memberikan maaf. Maka tak akan ada bayang-bayang kelam yang tak perlu. Misalnya hanya karena lupa membuat kue, Anda kesal pada diri Anda sendiri. Hal demikian dapat terbawa saat tidur. Kenapa tidak berikir positif dengan memaafkan diri sendiri dan membuat kue di esok harinya? Hal tersebut juga dapat Anda lakan pada orang lain. Sebenarnya mudah bukan?
Jadi jika lebaran telah usai, tak ada alasan untuk tak meminta maaf apalagi memaafkan. Tak ada yang menjamin Anda masih dapat bertemu dengan lebaran tahun depan, karena itu usahakan yang terbaik dalam setiap detik di hidup Anda. Memaafkan mungkin bukan sesuatu yang mudah, tapi mengingat manfaatnya yang juga tak sepele, Anda dapat mempelajarinya sedikit demi sedikit. Jadi tak ada alasan untuk tidak memaafkan bukan? Apalagi setelah hari raya. (fdh)
Comments
Post a Comment