| parfum dan depresi/foxnews.com |
Landscappist.com - Hey landscapper, tahukah Anda? Tampil cantik dan menarik salah satunya dengan wewangian. Dengan menyemprotkan parfum ke beberapa titik di tubuh selain menimbulkan rasa percaya diri ternyata juga memiliki daya pikat tersendiri bagi orang lain.
Sampai akhirnya pesona parfum bahkan mampu memberikan citra atau kesan memikat yang dalam. Tak heran pada saat presentasi atau momen tertentu, parfum bisa menjadi andalan yang penting, atau beberapa orang tertentu bahkan menjadikan parfum sebagai ikon dirinya. Namun sebaliknya, ada sebagian orang justru membenci bau parfum tertentu apalagi yang menyengat. Ini bukanlah sesuatu yang berlebihan, ketidaknyamanan akan aroma tertentu dapat mengakibatkan seseorang depresi.
Penelitian Annals of Family Medicine, menyatakan bahwan kandungan zat kimia dalam parfum inilah yang membuat seseorang tak mau “bersahabat” dengan parfum. Dari 400 orang relawan orang dewasa yang mengikuti percobaan dalam rangka engetahui toleransi bahan kimia dalam parfum, ditemukan 2 persen secara medis didiagnosis intoleran terhadap bahan kimia.
Hal ini menurut penulis studi yang juga seorang profesor dari University of Texas Health Science Center, San Antonio, bahwa bahan kimia cenderung lebih membuat seseorang lebih sensitif dibandingkan dengan yang lainnya. Hal ini bisa diakibatkan faktor genetik maupun akibat konstan paparan bahan kimia tingkat rendah yang menjadikan intoleransi dari waktu ke waktu.
Apalagi kondisi intoleransi tersebut juga menimbulkan keretanan akan penyakit lain seperti jantung, pneumonia, sinusitis, asma, bronkitis, autoimun, iritasi usus, migrain, alergi dan serangan panik. Ditambah lagi resiko depresi bagi yang intoleran terhadap zat kimia dalam parfum juga rentan akan depresi.
Tak hanya aroma parfum yang disemprotkan pada tubuh, bahan kimia dari parfum pembersih perabot rumah tangga menjadi penyebab alergi terbanyak pada sebagian besar orang. Hal ini dikarenakan kandungan bahan kimia yang cukup banyak yang berfungsi agar aroma mampu bertahan lebih lama.
Jadi bagi Anda yang merasa memiliki alergi terhadap parfum, sebaiknya tak menjadikan hal ini sebagai masalah yang sepele mengingat beberapa penyakit berbahaya yang dapat muncul dari alergi tersebut. Mungki penggunaan parfum dengan bahan alami dapat mengatasi masalah Anda, bukankah bersih dan wangi menjadi salah satu keharusan? (fdh)
iya gan, malah bikin sesak nafas dan gak nyaman...
ReplyDelete