| running for work/ learnit2earnitwithlynn.com |
Sementara itu keanekaragaman cara yang ditempuh demi sampai ke tempat kerja juga memiliki tingkat stres yang berbeda. Dari mereka yang menggunakan kendaraan umum yang harus bangun dan datang lebih pagi demi mendapatkan tempat yang nyaman sekaligus anti macet, atau konsekuensinya berdesak-desakan dengan riuhnya himpitan kemacetan. Lalu kendaraan roda dua yang meskipun tampak “lihai” mengatasi kemacetan, namun angka kecelakaan pengendara sepeda motor dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Dan untuk roda empat alias mobil pribadi, selain memikirkan perawatan sendiri dan bahan bakarnya, mobil adalah sarana yang paling umum terjebak dalam kemacetan.
Bisa diperkirakan jika semakin lama waktu perjalanan yang ditempuh maka akan semakin besar potensi stres yang dialami. Walaupun stres adalah hal yang wajar dialami setiap orang, Anda tetap harus mengantongi solusi untuk mengatasinya.
1. Tekan kecemasan dengan sikap tenang
Bayangkan rutinitas harian yang membosankan, terjebak kemacetan, dokumen ketinggalan, belum lagi atasan yang galak, jangan perparah semua itu dengan kepanikan. Cukup bersikap tenang dengan terus menari nafas panjang. Keluarkan pemutar musik yang berisikan lagu favorit Anda entah itu musik klasik yang menenangkan hati atau musik rock yang membakar semangat. Yang perlu dilakukan adalah tetap tenang sambil tetap fokus mengawai keadaan sekitar.
2. Kenakan seeuatu yang nyaman
Berpakaian resmi dan trendy memang menjadi dambaan para pekerja. Jadi turutkan juga rasa nyaman saat memakai apa yang melekat dalam tubuh. Misalnya seorang perempuan yang ingin tampil percaya diri dengan high heels, sebaiknya pilih tinggi hak yang sedang dan ujung hal yang tumpul. Jangan siksa diri Anda untuk berdiri, mengantri atau berjalan dengan sesuatu yang menyiksa.
3. Atur waktu yang tepat untuk berangkat
Mau tak mau Anda harus sesuaikan waktu untuk berangkat ke kantor. Jika tak ingin berdesakan, tak ingin terjebak macet, juga tak ingin terlambat hingga mendapat teguran bos, maka datang atau berangkat lebih pagi menjadi suatu kewajiban. Gunakan strategi guna memangkas kegiatan sebelum berangkat ke kantor. Misalnya bawa bekal ke kantor untuk sarapan dan make up yang “serius” bahkan bisa dilanjutkan di kantor.
4. Buat rencana cadangan
Kadangkala sesuatu hal bisa terjadi dalam perjalanan, resiko terlambat bahkan gagal ke kantor bisa saja terjadi. Maka selalu gunakan rencana cadangan misalnya segera mengambil langkah mengganti alat transportasi atau menelepon teman atau keluarga untuk diantarkan. Perencanaan strategi cadangan sangat penting karena jika Anda sama sekali tak pernah berpikir tentang rencana B, maka Anda mengijinkan kepanikan menguasai diri Anda. Jadi resiko terlambat bisa jadi semakin besar.
5. Selalu tersenyum di pagi harinya
Mengawali hari memang harus dengan cara yang benar. Sedikit saja mood berubah jelek, maka selamat datang kehidupan kantor yang menyiksa dari awal berangkat hingga perjalanan pulang. Jadi sempatkan waktu untuk memanjakan diri atau apa saja yang membuat diri Anda gembira. Menonton kartun lucu, bercanda dengan keluarga, yoga, jogging, relaksasi atau bermain dengan binatang peliharaan bisa membuat suasana hati kembali cerah.
Apapun cara yang ditempuh saat berangkat ke kantor, jangan jadikan stres sebagai sesuatu yang permanen menetap dalam diri Anda. Karena bekerja membutuhkan hati bahkan ketulusan untuk membuat semua yang sulit terasa mudah, hingga yang sulit menjadi lancar. Selamat bertemu kembali dengan hari Senin dan selamat beraktivitas. (fdh)
Comments
Post a Comment