| new relationship/askmen.com |
Jadi ada saatnya memang untuk mengambil jeda istirahat untuk tak mencoba tak “berpasangan” kembali. Kesendirian bisa membuat Anda lebih menikmati hidup dengan kualitas waktu untuk memanjakan diri sendiri. Namun terlalu lama membiarkan hati kosong hanya akan menyiksa diri Anda sendiri.
Jadi setelah Anda merasakan sendiri kapan waktu yang tepat untuk “memulainya” kembali, karena waktu tersebut tak dapat digambarkan pasti dengan standar yang sama. Perbedaan setiap orang dalam memaknai perpisahan dan penerimaan terhadap perpisahan itu sendiri membuat lamanya waktu kesendirian tak dapat dijadikan standar yang baku bagi semua orang.
Namun untuk bagaimana dan seperti apa ke depannya dalam membina hubungan yang baru bisa saja digambarkan secara global serta dapat dijadikan pedoman yang sama bagi setiap orang. Hal ini tentu saja dikarenakan keinginan menuju akhir yang bahagia adalah menjadi mimpi semua orang. Jadi ini dia yang harus Anda perhatikan untuk memulai sebuah hubungan yang baru.
Berhenti hidup di masa lalu
Sadarkan diri Anda sendiri, dari pahit dan buruknya kenangan masa lalu, dari kenangan manis yang tak bisa tergantikan hingga Anda merasa tak ada yang lebih baik darinya atau terlalu sedihnya memori membuat Anda jera memulai semua awal yang baru.
Jadi pastikan Anda telah meninggalkan semua yang harus dilupakan. Bukan berrati kita tak menghargai masa lalu. Hanya cukup memngingat apa yang bermanfaat dan dapat dijadikan pelajaran. Setelah itu berjuang melanjutkan hidup karena ada sesuatu yang indah selanjutnya yang harus dijemput tanpa bumbu-bumbu kesedihan dan belenggu dari masa lalu Anda sendiri.
Belajar dari yang telah lalu
Seperti yang telah dikatakan sebelumnya. Masa lalu tak ubahnya seperti pelajaran sekolah yang tak selalu membuat kita mendapatkan nilai yang bagus. Kadang-kadang nilai merah akan menjadi hasil akhir ujian kita, begitu pula dengan kisah asmara yang lampau. Setidaknya Anda lebih mengetahui sisi negatif sebuah hubungan, tentu saja ini adalah pelajaran berharga untuk tak terulang lagi di hubungan selanjutnya.
Terbuka dan tunjukkan Anda apa adanya
Keterbukaan dalam menjali sebuah hubungan baru menjadi salah satu hal yang cukup penting porsinya. Setelah memutukan untuk membuka lembaran baru, maka pastikan Anda tak ragu membuka diri dan hati untuk sepenuhnya melepaskan belenggu masa lalu. Setelah itu tunjukkan Anda apa adanya tanpa terkesan menutupi dan berpura-pura. Sebaiknya daripada harus berpura-pura, tunjukkan saja sisi positif dalam diri Anda. Karena sebenarnya hal tersebut dapat menjadi “senjata” yang ampuh yang dapat menarik hati orang-orang di sekitar Anda.
Pilih lingkungan yang tepat
Terakhir Anda menjalin hubungan, apa yang membuat perpisahan itu terjadi? Kebanyakan orang berasalan menemukan seseorang yang tak tepat. Jadi ketika Anda memulai sebuah hubungan yang baru dan ingin mendapatkan seseorang yang sesuai dengan apa yang Anda inginkan, maka hal pertama yang dapat Anda petimbangkan adalah mencari di mana tempat kebaikan itu terjadi jika Anda sendiri menghendaki demikian. Walaupun pertemuan dengan jodoh bukan merupakan sesuatu yang menjadi kuasa kita, namun semakin banyak Anda mendatangi tempat yang baik, kemungkinan untuk mendapatkan jodoh yang baik juga semakin besar.
Pertimbangkan visi dan misi
Sebelum jauh melangkah dan untuk meminimalisir kemungkinan perpisahan, maka ada baiknya memikirkan persamaan misi dan visi yang semakin awal Anda tentukan, semakin baik akhirnya hubungan itu terjalin selanjutnya. Misalnya bagi Anda yang mengharapkan sebuah hubungan yang mengandalkan kesederhanaan namun berselimutkan kebahagiaan, maka Anda juga harus seuaikan dengan perilaku dan perangai Anda.
Memang tak mudah untuk memulai sesuatu yang baru, namun jika Anda tak mencoba, tak akan ada yang tahu bagaimana kebahagiaan itu akan menjadi milik Anda. Jadi seberapapun ra sakit masa lalu Anda, tetaplah berjuang untuk memulai masa depan Anda. Bukankah masa depan juga berawal dari masa lalu walaupun sepahit apapun itu. (fdh)
Comments
Post a Comment