| sate kambing/inijalanku.com |
Daging mengandung banyak nutrisi penting
Menu hidangan daging kambing identik dengan beberapa tempat berikut, terutama di daerah Timur Tengah, India, Pakistan, Meksiko serta Karibia. Hal ini disebabkan oleh adanya aroma dan cita rasa yang kuat dari daging kambing serta tentunya cita rasa khas. Meskipun daging kambing masuk dalam kategori daging merah, namun ternyata kaya di dalamnya kaya akan kandungan berbagai nutrisi yang lengkap. Apa saja kandungan nutrisi daging kambing dan bagaimana cara pengolahan daging kambing yang sehat itu?
- Kolesterol - Daging kambing memang cukup tinggi kolesterol, yaitu sekitar 75 mg dalam setiap 100 gram daging kambing panggang. Untuk itu, sebaiknya konsumsilah daging kambing secukupnya agar tidak terjadi kelebihan konsumsi kolesterol.
- Protein - Daging kambing kaya akan protein. Dalam tiap 100 gram daging kambing panggang mengandung 27 gram protein, sehingga merupakan alternatif sumber protein yang baik untuk Anda.
- Lemak - Daging kambing sering dianggap tidak sehat karena masyarakat meyakini kandungan lemak dalam daging kambing sangat tinggi. Padahal, sebenarnya daging kambing mengandung lemak yang lebih rendah daripada daging sapi. Dalam tiap 100 gram daging kambing panggang mengandung 3 gram lemak, dengan 0,9 gram lemak jenuh dan 1,4 gram lemak tak jenuh tunggal serta 0,2 gram lemak tak jenuh ganda.
- Vitamin dan Mineral - Kandungan vitamin dalam daging kambing terutama adalah vitamin B kompleks yang penting untuk membantu meringankan dan mengatasi kelelahan serta kegelisahan akibat stres. Selain itu vitamin B kompleks juga penting untuk mencegah anemia, gangguan penglihatan, kerusakan saraf dan otak serta gangguan jantung. Beberapa kandungan vitamin B kompleks dalam 100 gram daging kambing panggang antara lain:
- 0,6 mg riboflavin (memenuhi 36% kebutuhan harian);
- 3,9 mg niacin (memenuhi 20% kebutuhan harian);
- 1,2 mcg vitamin B12 (memenuhi 20% kebutuhan harian);
- 0,1 mg thiamin (memenuhi 6% kebutuhan harian).
- Zinc – 5,3 mg zinc (memenuhi 35% kebutuhan harian), yang penting dalam mendukung proses pertumbuhan, fungsi reproduksi serta meningkatkan daya tahan tubuh.
- Zat besi – 3,7 mg zat besi (memenuhi 21% kebutuhan harian), yang penting untuk transportasi oksigen ke seluruh tubuh, mencegah anemia serta mendukung sistem enzimatik dalam tubuh.
- Fosfor – 201 mg fosfor (memenuhi 20% kebutuhan harian), yang penting untuk kesehatan tulang dan gigi serta dalam metabolisme energi.
- Selenium – 11,8 mg selenium (memenuhi 17% kebutuhan harian), yang bertindak sebagai antioksidan yang penting untuk melindung sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, mencegah penuaan dini, menjaga kesehatan kulit dan rambut serta mencegah berbagai penyakit.
- Tembaga – 0,3 mg tembaga (memenuhi 15% kebutuhan harian), yang penting dalam pembentukan hemoglobin, pelepasan energi, juga kesehatan kulit dan rambut.
Tips Memilih Daging Kambing
Memilih daging kambing yang sehat untuk dikonsumsi memerlukan beberapa pengetahuan dasar untuk diketahui. Beberapa diantaranya dapat dibaca sebagai berikut
- Pilihlah bagian daging kambing yang paling sedikit lemaknya.
- Pilihlah daging yang masih segar, yaitu berwarna cerah dan berbau khas yang tajam, serta tekstur daging yang masih kenyal.
- Buang semua lemak yang masih ada pada daging sebelum mengolahnya.
Pengolahan daging kambing yang sehat memang harus dilakukan. Kandungan lemak dan kolesterol menjadi hal yang harus diperhatikan dalam daging kambing. Untuk itu cara mengolah daging kambing secara sehat dapat dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut.
- Lebih baik mengolah daging kambing dengan cara dipanggang agar lebih sehat.
- Jika Anda ingin membuat sop kambing, maka buang kaldu daging kambing atau air rebusan pertama saat merebus daging kambing, karena kaldu ini mengandung lemak tinggi.
- Sebaiknya Anda hindari pengolahan dengan menambahkan lemak ke dalam masakan Anda. Jadi batasi pengolahan dengan menggunakan minyak ataupun santan.
Comments
Post a Comment