Landscappist.com - Memiliki kesempatan mengajak orang tua untuk liburan bareng merupakan hal yang seringkali terlupakan ketika menginjak dewasa. Terlebih ketika kita sudah memiliki banyak teman ataupun memiliki pasangan. Tidak sedikit seseorang mengatakan "ribet" liburan dengan orang tua mengingat umur mereka sudah semakin senja, dan lebih menyenangkan berlibur sendiri atau dengan teman. Namun perlu diingat, kapan lagiberbagi hobi jalan-jalan lo dengan orang tua yang sudah sering ditinggal dirumah? Yang selalu menunggu anaknya pulang dari tempat jauh? Yang selalu menjemput ketika pulang dan hanya mendapat cerita dan oleh-oleh?
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat mengajak orang tua kita jalan-jalan.
1. Memilih waktu yang pas
Mempersiapkan liburan dengan orang tua itu gampang-gampang susah. Terlebih saat kita bekerja, hindari momen peak-time di kantor. Hal ini bisa menyebabkan beban pikiran saat menjelang keberangkatan dan malah pusing sendiri.
2. Pilih tempat wisata yang sudah pernah dikunjungi
Sebenarnya ini tidak wajib, tapi akan jauh lebih mudah bagi Anda untuk menyiapkan segala sesuatu dan meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Selain itu dengan lebih mengenal kondisi tempat berlibur, orangtua lebih merasa aman karena semua telah dipersiapkan dengan baik. Tapi tidak ada salahnya juga mengunjungi tempat baru bersama orang tua. Yang penting semua senang
3. Tentukan pengeluaran selama liburan
Pengeluaran selama liburan perlu diperhitungkan dengan baik. Berbeda dengan liburan bersama teman, liburan dengan orangtua menuntut kenyamanan. Jangan jadikan orangtua sebagai bahan eksperimen untuk setiap tempat yang akan dikunjungi. Perlu dikalkulasi kebutuhan dasar mereka selama liburan baik makan, penginapan, hingga kebutuhan khusus orangtua. Jadi, jangan samakan liburan sendiri atau bersama teman dengan liburan dengan orang tua. Perlu ada cadangan anggaran sebesar 10% untuk pengeluaran tidak terduga.
4. Berbagi informasi tujuan wisata dengan orang tua
Seringkali orangtua banyak bertanya tentang tempat-tempat liburan yang mereka kunjungi. Terkadang orangtua memiliki interest yang berbeda dengan Anda. Kadangkala kadang anak-anak/pemuda lebih menyukai berlibur di laut, namun orang tua lebih suka berlibur ke gunung atau ngobrol dengan masyarakat lokal setempat. Tentu hal ini harus diimbangi kemampuan Anda dalam pembuatan itinerary-nya nanti.
5. Pilih penginapan yang family-friendly
Pilihlah penginapan yang ramah untuk keluarga. Kadang tempat yang strategis belum tentu cocok untuk orangtua karena ramai dan berisik. Mungkin bagi Anda sangat asyik karena biasanya strategis letaknya, tapi orang tua kita bisa jadi jengah dan tidak bisa tidur. Dengan adanya informasi yang banyak dari internet dan lain lain, memilih penginapan bukan hal yang susah lagi kan?
6. Cari tahu lokasi Rumah Sakit dan Klinik dokter terdekat dari penginapan
Kebutuhan orangtua berbeda dengan Anda yang masih berumur lebih muda. Kadangkala kesehatan orangtua menurun karena aktivitas yang berlebihan. Kondisi ini menuntut pemahaman yang baik oleh Anda untuk memperhatikan kesehatan mereka. Mengumpulkan informasi mengenai lokasi klinik kesehatan terdekat ataupun Rumah Sakit. Bisa pula menanyakan pihak hotel atau petugas informasi di tempat lokasi wisata tentang dokter ataupun puskesmas yang bisa dikunjungi. Menyiapkan obat-obatan dan vitamin tentu merupakan hal yang harus dipersiapkan sebelum berangkat berlibur, agar selama liburan tidak terjadi hal-hal yang merugikan liburan Anda bersama orangtua.
It doesn’t mean our parents are not eager to try something new, but to feel a bit of home when being away sometimes unavoidable.
Bisa berlibur dan menghabiskan beberapa hari serta mencurahkan perhatian kepada mereka selama liburan itu sangat menyenangkan. Walaupun terkadang topik pembicaraan bisa sangatlah sensitif bagi kita, contohnya masalah jodoh atau pernikahan. Selamat berlibur
![]() |
| holiday with parents |
1. Memilih waktu yang pas
Mempersiapkan liburan dengan orang tua itu gampang-gampang susah. Terlebih saat kita bekerja, hindari momen peak-time di kantor. Hal ini bisa menyebabkan beban pikiran saat menjelang keberangkatan dan malah pusing sendiri.
2. Pilih tempat wisata yang sudah pernah dikunjungi
Sebenarnya ini tidak wajib, tapi akan jauh lebih mudah bagi Anda untuk menyiapkan segala sesuatu dan meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Selain itu dengan lebih mengenal kondisi tempat berlibur, orangtua lebih merasa aman karena semua telah dipersiapkan dengan baik. Tapi tidak ada salahnya juga mengunjungi tempat baru bersama orang tua. Yang penting semua senang
3. Tentukan pengeluaran selama liburan
Pengeluaran selama liburan perlu diperhitungkan dengan baik. Berbeda dengan liburan bersama teman, liburan dengan orangtua menuntut kenyamanan. Jangan jadikan orangtua sebagai bahan eksperimen untuk setiap tempat yang akan dikunjungi. Perlu dikalkulasi kebutuhan dasar mereka selama liburan baik makan, penginapan, hingga kebutuhan khusus orangtua. Jadi, jangan samakan liburan sendiri atau bersama teman dengan liburan dengan orang tua. Perlu ada cadangan anggaran sebesar 10% untuk pengeluaran tidak terduga.
4. Berbagi informasi tujuan wisata dengan orang tua
Seringkali orangtua banyak bertanya tentang tempat-tempat liburan yang mereka kunjungi. Terkadang orangtua memiliki interest yang berbeda dengan Anda. Kadangkala kadang anak-anak/pemuda lebih menyukai berlibur di laut, namun orang tua lebih suka berlibur ke gunung atau ngobrol dengan masyarakat lokal setempat. Tentu hal ini harus diimbangi kemampuan Anda dalam pembuatan itinerary-nya nanti.
5. Pilih penginapan yang family-friendly
Pilihlah penginapan yang ramah untuk keluarga. Kadang tempat yang strategis belum tentu cocok untuk orangtua karena ramai dan berisik. Mungkin bagi Anda sangat asyik karena biasanya strategis letaknya, tapi orang tua kita bisa jadi jengah dan tidak bisa tidur. Dengan adanya informasi yang banyak dari internet dan lain lain, memilih penginapan bukan hal yang susah lagi kan?
6. Cari tahu lokasi Rumah Sakit dan Klinik dokter terdekat dari penginapan
Kebutuhan orangtua berbeda dengan Anda yang masih berumur lebih muda. Kadangkala kesehatan orangtua menurun karena aktivitas yang berlebihan. Kondisi ini menuntut pemahaman yang baik oleh Anda untuk memperhatikan kesehatan mereka. Mengumpulkan informasi mengenai lokasi klinik kesehatan terdekat ataupun Rumah Sakit. Bisa pula menanyakan pihak hotel atau petugas informasi di tempat lokasi wisata tentang dokter ataupun puskesmas yang bisa dikunjungi. Menyiapkan obat-obatan dan vitamin tentu merupakan hal yang harus dipersiapkan sebelum berangkat berlibur, agar selama liburan tidak terjadi hal-hal yang merugikan liburan Anda bersama orangtua.
It doesn’t mean our parents are not eager to try something new, but to feel a bit of home when being away sometimes unavoidable.
Bisa berlibur dan menghabiskan beberapa hari serta mencurahkan perhatian kepada mereka selama liburan itu sangat menyenangkan. Walaupun terkadang topik pembicaraan bisa sangatlah sensitif bagi kita, contohnya masalah jodoh atau pernikahan. Selamat berlibur

Comments
Post a Comment