| bayi kembar tidur/123rf.com |
Memiliki Pengetahuan
Orangtua perlu memiliki pengetahuan yang cukup lengkap mengenai cara membesarkan anak kembar. Terlebih pada awal-awal kelahiran. Beberapa informasi diperlukan terkait pengaturan waktu menyusui, memberikan kebutuhan kasih sayang ke masing-masing anak dan beberapa informasi terkait apabila si kecil sakit. Anda bisa memperloleh informasi tentang merawat anak kembar dari mana saja, membaca buku, membuka internet, atau belajar dari ibu-ibu lain yang juga memiliki anak kembar.
Mengatur Jadwal
Bagi seorang ibu yang baru melahirkan anak pertama. Terkadang merawat satu bayi sering membuat kewalahan. Terlebih merawat dua bayi sekaligus perlu menyediakan tenaga dan waktu ekstra untuk mengasuhnya. Maka dari itu, perlulah orangtua membuat jadwal agar bayi sehingga dapat menyusui dan tidur bersamaan. Hal ini perlu dilakukan agar lambat laun mereka beradaptasi dan membantu anda dan banyak mengurangi stres. Bahkan pada saat, Anda menyusui kedua bayi bersamaan. Hal ini dapat dilakukan dengan koordinasi penuh dan kesabaran. Saran yang lebih baik adalah menyusui satu bayi dan memberikan susu botol berisi ASI kepada bayi yang lain.
Kembar adalah Dua Pribadi Berbeda
Anak kembar memiliki wajah yang mirip. Namun, mereka sejatinya adalah dua sosok pribadi yang berbeda. Anda perlu memberikan perhatian dan kasih sayang yang sama kepada kedua anak Anda, namun perlakukan bukan sebagai sepasang anak kembar melainkan sebagai dua individu yang unik. Masing-masing memiliki kebutuhan yang berbeda. Hal ini dilakukan sebagaimana membesarkan kakak beradik, dengan kebutuhan masing-masing yang perlu dipenuhi.
Disisi lain, terkadang orang tua perlu memberikan perawatan yang berbeda dan perlu juga mengajarkan anak-anak untuk memahami indivualitas. Selanjutnya ajarkan mereka agar saling memahami. Anda dapat mengajarkan anak memahami bahwa “Bapak dan Ibu tidak memperlakukan aku sama persis dengan saudara kembarku, karena aku unik. Aku dan saudara kembarku adalah anak yang berbeda.”
Jangan membandingkan
Seringkali orang membanding-bandingkan anak kembar. Hal ini disebabkan mereka sulit membedakan ciri-ciri non fisik mereka. Semisal Si Joni yang ini jago main tenis, si Jono gak bisa main tenis". Ungkapan tersebut barangkali terdengar biasa, namun bisa jadi hal tersebut melukai salahsatunya. Maka dari itu perlulah menyikapi secara wajar perbedaan ini. Pahami bahwa mereka berbeda, lengkap dengan kemampuan masing-masing.
Masing-Masing Butuh Ruang
Ketika beranjak dewasa, anak kembar harus memilih aktivitas yang disukainya. Kebebasan untuk memilih kelompok teman berbeda, dan kesibukan berbeda memerlukan ruang yang luas. Sehingga, orangtua perlu mengerti dan tidak terlalu mengekang mereka untuk selalu bersama. Bahkan, anak kembar tidak harus selalu berada di sekolah yang sama. Sesuaikan kepribadian dan bakat mereka dengan kemampuan belajar mereka. Aktivitas terpisah dari saudara kembarnya akan memberikan peluang kepada mereka untuk membuat keputusan yang independen bagi diri mereka sendiri.
Bagi Anda yang memang diberikan anugerah memiliki anak kembar selayaknya bersyukur dengan cara membesarkan anak kembar sebaik mungkin. Tips-tips diatas sangat mungkin membantu dan semoga apa yang Anda cita-citakan untuk buah hati Anda menjadi kenyataan di masa datang. Selamat mencoba! (wd)
Comments
Post a Comment