![]() |
| safety riding is more than just helmet/blogger.com |
Etika dalam berkendara bertujuan untuk menghormati, menghargai serta menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain saat berkendara. Sebagaimana dilansir dalam situs TMC Polda Metro Jaya, bahwa disiplin dalam berlalu lintas bukan hanya tugas polisi semata, namun harus juga dilaksanakan oleh semua pengendara dan pengguna jalan agar selamat sampai tujuan. Berikut ini disajikan beberapa etika berkendara untuk Anda semua.
- Pastikan kondisi fisik dan jiwa yang sehat, lakukan latihan pemanasan sebelum berangkat ke tujuan.
- Perlu dipastikan bahwa sepeda motor yang akan digunakan benar-benar siap digunakan untuk berkendara, mulai dari kondisi mesin kendaraan, ban, rem, kopling, oli, handle gas, lampu depan, lampu rem, sign, rantai, busi, bahan bakar serta kelengkapan surat-surat (SIM dan STNK).
- Jangan lupa menggunakan helm full face atau helm standar (SNI) baik bagi pengemudi maupun pembonceng. Gunakan juga kacamata dengan UV (Ultra Violet) protection di siang hari agar tidak silau dan pandangan mata lebih jelas.
- Pengendara sepeda motor harus mempersiapkan jaket, sepatu, body protector, sarung tangan, kacamata dan jas hujan untuk berjaga-jaga apabila terjadi perubahan cuaca selama berkendara.
- Bagi pembonceng wanita, sebaiknya tidak duduk menyamping melainkan menghadap ke depan.
- Bagi para penyeberang, pastikan lalu lintas aman, barulah menyeberang.
- Untuk perjalanan di kota, kecepatan tidak boleh lebih dari 60 km/jam, jangan berjalan dengan zig-zag, apalagi jika memboncengkan balita atau orang tua.
- Jangan membawa muatan yang melebihi ketentuan (lebih dari 2 orang).
- Jangan mengangkat telepon saat berkendara. Menepilah dan berhenti saat mengangkat telepon genggam.
- Patuhilah rambu-rambu lalu lintas sepanjang rute perjalanan dan etika berlalu lintas.
- Nyalakan lampu utama pada siang hari dan gunakan lajur jalan paling kiri.
- Berdoa sebelum Anda berangkat, serta konsentrasi penuh saat berkendara

Biasanya yang tidak beretika itu pengendara motor besar yang dikawal
ReplyDeleteada sih beberapa yang memang ugal-ugalan. Tapi sekarang udah banyak dikritisi gan. Contohnya di Jogja, banyak masyarakat yang protes cara pengendara moge yang ugal2an
Delete