| sleeping girl/lifebuoy |
Direktur Family Achievement Clinic yang bertempat di Cleveland, Amerika Serikat, Sylvia Rimm mengutarakan bahwa anak-anak sebaiknya dibiasakan tidur terpisah dari orang tua begitu mereka bisa ditinggalkan. “Jika anak sudah bisa berkomunikasi untuk menyatakan keinginan dan bisa mengerti perintah, sebenarnya dia sudah siap untuk belajar tidur sendiri. Belajar tidur berpisah dengan orang tua akan membuat anak mandiri,” tegas Rimm.
Pada awalnya tentu akan memerlukan usaha, namun hal ini tetap harus dilakukan agar anak mandiri. Ketika sang anak telah menginjak usia tiga tahun kondisi mentalnya yang fleksibel akan menyesuaikan diri dengan jadwal orang tua. Kebiasaan menemani si anak hingga dia tertidur secara tidak sengaja membuat anak bergantung pada orang tua saat menjelang tidur. Kebiasaan ini tidak sehat bagi perkembangan emosi anak dan berpengaruh bagi hubungan suami istri.
Penjelasan yang sederhana perlu diberikan kepada anak pada usia tiga tahun bahwa ia telah cukup besar untuk tidur sendiri. “Bersiap-siaplah, kemungkinan ia akan menangis atau menolak. Berikan boneka untuk dipeluk dan jelaskan bahwa Anda akan membiarkan lampu menyala jika anak menghendaki. Tegaskan bahwa ayah dan ibu tidak akan menemaninya tidur,” Rimm memberikan penjelasan. Dia menambahkan, “Katakan pada anak, apabila ia tidur dengan tenang, Anda akan membiarkan pintu kamar terbuka, tetapi jika ia menjerit-jerit dan menangis maka pintu akan ditutup. Kemudian peluk dan beri senyuman, lalu tinggalkan anak.”
Namun, apabila si anak turun dari tempat tidur dan lari mengikuti ayah atau ibunya? Rimm menegaskan agar menggendong sang anak dan mengembalikan ke tempat tidur kemudian tutuplah pintu, “Barangkali ia akan berteriak-teriak dan menangis saat pertama hal itu dilakukan. Tidak perlu ditanggapi. Setelah ia diam, bukalah pintu dan selimuti anak.”
Beberapa situasi memang membutuhkan pengecualian. Ketika anak sakit sangat dibutuhkan tentu saja tidur bersama orang tua, menggendong, atau memeluk anak di tempat tidur perlu dilakukan. Namun, selebihnya didik anak untuk mandiri. Buat sebuah aktivitas yang sederhana namun menyenangkan sebelum tidur seperti bercerita, membaca dongeng, bermain musik, bermain boneka, serta berdoa. Namun hendaknya tidak mengajak anak bermain sehingga menimbulkan banyak gerak agar tidur anak nyenyak. Selamat mencoba! (wd)
Comments
Post a Comment