Landscappist.com - Bagi Anda pembaca setia landscappist, yang gemar bermain Sudoku dan Teka-Teki Silang (TTS) ternyata mampu meningkatkan fungsi kerja otak. Sebagaimana yang dilansir Detik.Com Rabu, (17/4), dalam sebuah penelitian yang dilakukan di St Michael’s Hospital di Toronto, Kanada, menunjukkan bukti bahwa hobi bermain permainan yang menantang kerja otak seperti sudoku dan teka-teki silang ternyata memberikan manfaat untuk kesehatan otak seperti meningkatkan memori pada otak.
Hasil uji klinis sebanyak 32 uji, yang dilakukan oleh para peneliti dengan melibatkan 25.000 pasien sejak tahun 1960-an. Hasilnya, bahwa tidak ada bukti kuat yang menunjukkan kontribusi suplemen herbal seperti ginko biloba dalam meningkatkan fungsi kognitif otak. Selain itu tidak pula ditemukan bahwa vitamin B6 atau minyak ikan dimana mengandung lemak omega3 memiliki reaksi kuat terhadap peningkatan fungsi kognifit otak. Peneliti menyatakan, bahwa suplemen seperti minyak ikan dan gingko biloba memang dikatakan dapat meningkatkan memori. Namun hasil penelitian terbaru menunjukkan, tidak ditemukan bukti bahwa suplemen herbal dan vitamin semacam ini mampu mencegah penurunan kognitif, justru permainan sederhana yang melatih otak dapat melakukannya.
Dari penelitian diatas dapat digunakan oleh para dokter untuk dapat menentukan strategi yang tepat dalam mencegah penurunan kognitif. Dr. Naqvi yang merupakan salahsatu bagian dari tim peneliti menyatakan bahwa penelitian berikutnya harus dapat mengatasi dampak dari pelatihan dalam langkah mencegah timbulnya penurunan kognitif. “Kami mendorong peneliti untuk mempertimbangkan alat yang mudah dicari oleh orang-orang, misalnya sudoku dan teka-teki silang,” lanjut Dr. Naqvi, yang sekaligus pemimpin penelitian ini.
Meskipun demikian, pola makan sehat, menjaga berat badan, serta memeriksakan tekanan darah tetap diperlukan dalam menjaga kesehatan kognitif seseorang. Terlebih bagi para lansia tetap memerlukan konsumsi obat, sebagaimana diutarakan oleh The Alzheimer Society. Hal ini perlu dilakukan mengingat asupan gizi ke otak bukan diperoleh dari permainan, namun berasal dari makanan sehat yang dikonsumsi oleh seseorang. (wd)
| brain system modeling/stanford.edu |
Dari penelitian diatas dapat digunakan oleh para dokter untuk dapat menentukan strategi yang tepat dalam mencegah penurunan kognitif. Dr. Naqvi yang merupakan salahsatu bagian dari tim peneliti menyatakan bahwa penelitian berikutnya harus dapat mengatasi dampak dari pelatihan dalam langkah mencegah timbulnya penurunan kognitif. “Kami mendorong peneliti untuk mempertimbangkan alat yang mudah dicari oleh orang-orang, misalnya sudoku dan teka-teki silang,” lanjut Dr. Naqvi, yang sekaligus pemimpin penelitian ini.
Meskipun demikian, pola makan sehat, menjaga berat badan, serta memeriksakan tekanan darah tetap diperlukan dalam menjaga kesehatan kognitif seseorang. Terlebih bagi para lansia tetap memerlukan konsumsi obat, sebagaimana diutarakan oleh The Alzheimer Society. Hal ini perlu dilakukan mengingat asupan gizi ke otak bukan diperoleh dari permainan, namun berasal dari makanan sehat yang dikonsumsi oleh seseorang. (wd)
Nih ada Teka Teki Silang 2.0 di android. buat menigi waktu luang cocok banget lho... GRATIS lagi
ReplyDeletenih linknya...
http://bit.ly/1bbm9jD