Landscappist.com - Pernikahan akan menjadikan perubahan dalam hidup Anda. Waktu akan menjadi sangat berharga saat sudah mempunyai keluarga. Saat masih single seolah-olah Anda dapat menghabiskan waktu luang secara bebas untuk apa dan dengan siapa. Namun, ketika sudah berkeluarga, tiba-tiba Anda mempunyai mertua, harus memasukkan elemen keluarga ketika masa liburan. Pasangan perlu diajak berdiskusi dalam memutuskan acara-acara khusus hari libur, istirahat dan berkunjung. Saling memahami dan mendengar perlu dilakukan dan harus tahu kapan untuk berkata "tidak" kepada keluarga. Berikut ini beberapa hal yang perlu dipahami dan dilakukan dalam membagi waktu bersama keluarga.
Berdiskusi Sejak Awal
Berkonsultasi dengan anggota keluarga dan membahas segala permasalahan bersama sejak awal perlu dilakukan. Terlebih hal-hal yang menyangkut kepentingan bersama. Beberapa konsultan keluarga mengutarakan bahwa berdialog antar sesama anggota keluarga adalah hal yang penting, dan seringkali jarang dilakukan karena kesibukan. Dialog ini perlu dilakukan dengan santun sehingga tidak menimbulkan ketersinggungan anggota keluarga lain, dan bahkan menganggap obrolan tersebut tidak penting. Menyediakan waktu yang banyak untuk pasangan yang telah menikah perlu juga dilakukan, untuk mengurangi tekanan dan ketegangan karena kesibukan dan pekerjaan.
Mari Mendengarkan, Mari Bicara
Meluangkan waktu guna mendengarkan pendapat seseorang dan berusaha untuk berempati tentang perasaan orang lain merupakan hal yang penting. Perbedaan latar belakang dan keluarga akan menuntut pemahaman dan pengertian. Ini bukan soal menang atau kalah, namun adalah mencoba belajar untuk bekerja sama sebagai sebuah tim, dan membuat keputusan yang memberikan keuntungan bagi semua pihak. Menemukan solusi yang berguna untuk semua pihak harus dilakukan agar tidak menimbulkan rasa benci, ditinggalkan ataupun perasaan kecewa bagi pihak-pihak lain.
Membuat Prioritas
Ada kalanya seorang kepala keluarga ataupun pasangan yang telah menikah akan berpikir mengenai prioritas untuk menghabiskan waktu atau liburan bersama satu keluarga . Meskipun seringkali keluarga dapat sangat pengertian, namun perlu Anda perhitungkan seberapa sering Anda dan istri Anda berkumpul dan meluangkan waktu dengan mereka selama sisa tahun, terlebih jika satu keluarga telah mengalami masa sulit. Apabila mertua menjadi berumur dan seringkali menghadapi masalah kesehatan, makan Anda perlu menyisihkan sebagian besar waktu Anda untuk dihabiskan dengan mereka. Disisi lain, ada pula sebagian mertua adalah orang-orang luar biasa dan sedikit menekan – dan beberapa lainnya memaksa, sombong, dan bahkan terkesan agresif. Pada posisi ini perlunya untuk bersikap tegas namun dengan tetap santun dan didasari oleh kasih sayang sehingga mereka mengerti bahwa Anda memiliki kewajiban untuk membuat keputusan sebagai pasangan.
Beberapa hal diatas merupakan dasar bagi Anda dan pasangan Anda untuk menjalin hubungan silaturahmi dengan anggota keluarga lain yang merupakan bagian dari pernikahan Anda. Tetaplah berbuat baik dengan mereka dan selalu berkomunikasi dengan kelembutan, hormat, dan kasih sayang. Selamat berakhir pekan. (wd)
Berdiskusi Sejak Awal
| familydinner/blogforfamilydinner.org |
Mari Mendengarkan, Mari Bicara
Meluangkan waktu guna mendengarkan pendapat seseorang dan berusaha untuk berempati tentang perasaan orang lain merupakan hal yang penting. Perbedaan latar belakang dan keluarga akan menuntut pemahaman dan pengertian. Ini bukan soal menang atau kalah, namun adalah mencoba belajar untuk bekerja sama sebagai sebuah tim, dan membuat keputusan yang memberikan keuntungan bagi semua pihak. Menemukan solusi yang berguna untuk semua pihak harus dilakukan agar tidak menimbulkan rasa benci, ditinggalkan ataupun perasaan kecewa bagi pihak-pihak lain.
Membuat Prioritas
Ada kalanya seorang kepala keluarga ataupun pasangan yang telah menikah akan berpikir mengenai prioritas untuk menghabiskan waktu atau liburan bersama satu keluarga . Meskipun seringkali keluarga dapat sangat pengertian, namun perlu Anda perhitungkan seberapa sering Anda dan istri Anda berkumpul dan meluangkan waktu dengan mereka selama sisa tahun, terlebih jika satu keluarga telah mengalami masa sulit. Apabila mertua menjadi berumur dan seringkali menghadapi masalah kesehatan, makan Anda perlu menyisihkan sebagian besar waktu Anda untuk dihabiskan dengan mereka. Disisi lain, ada pula sebagian mertua adalah orang-orang luar biasa dan sedikit menekan – dan beberapa lainnya memaksa, sombong, dan bahkan terkesan agresif. Pada posisi ini perlunya untuk bersikap tegas namun dengan tetap santun dan didasari oleh kasih sayang sehingga mereka mengerti bahwa Anda memiliki kewajiban untuk membuat keputusan sebagai pasangan.
Beberapa hal diatas merupakan dasar bagi Anda dan pasangan Anda untuk menjalin hubungan silaturahmi dengan anggota keluarga lain yang merupakan bagian dari pernikahan Anda. Tetaplah berbuat baik dengan mereka dan selalu berkomunikasi dengan kelembutan, hormat, dan kasih sayang. Selamat berakhir pekan. (wd)
Comments
Post a Comment