| anak sedang belajar/republikaonline.com |
Luangkan waktu dan perhatian
Perhatian dan waktu yang lebih dari orangtua diperlukan bagi anak dapat melaksanakan kegiatan yang disukainya. Orang tua sebaiknya lebih banyak meluangkan waktu dengan anak untuk dapat melakukan aktivitas dengan cara yang tenang dan melatih konsentrasinya, misal dengan membantu anak menyusun puzzle sampai selesai atau membantu mewarnai gambar.
Beberapa bentuk latihan lain yang dapat meningkatkan daya konsentrasinya yakni dengan memberikan beberapa mainan kepadanya dan minta anak untuk mengingatnya. Minta anak untuk menutup matan dan ambil salah satu mainan lalu sembunyikan dari anak. Persilahkan anak untuk membuka matanya dan mengatakan mainan apa yang Anda sembunyikan darinya.
Menanamkan disiplin sejak dini
Aktivitas yang dilakukan anak dapat melatihnya untuk disiplin, fokus dan dapat meningkatkan kemampuan bersosialisasinya dengan mengenali bakat dan minatnya. Melibatkan anak pada kegiatan ekstrakulikuler di sekolah sesuai bakat dan dengan bidang yang diminatinya sebagai media penyaluran energinya yang berlebihan. Kegiatan les musik ataupun olahraga seperti berenang dan bermain bola. Bermain dalam grup sangat baik untuk anak hiperaktif untuk meningkatkan kemampuan bersosialisasinya dengan orang lain.
Konsultasi dengan psikolog
Orang tua bisa membawa anak untuk terapi perilaku ke psikiater anak untuk membantunya mengontrol sikap hiperaktifnya. Bila bimbingan dan terapi tidak berhasil, maka anak bisa mulai mengkonsumsi obat sehingga kondisi hiperaktifnya bisa berkurang.
Ajak mereka bicara
Ajak anak untuk berbicara dan pastikan anak mengerti aturan serta konsekuensi dari tingkah lakunya. Berikan hukuman waktu (satu menit per usia anak) untuk anak merefleksi tindakannya bila nakal dan berikan pujian atau hadiah bila anak berperilaku baik. Orang tua harus konsisten terhadap aturan yang sudah dibuat.(wd)
Comments
Post a Comment