![]() |
| wanita berhenti merokok/healthcommunities.com |
Beberapa studi menyebutkan bahwa, wanita mungkin lebih rentan terhadap efek rokok ini terhadap paru-paru daripada laki-laki. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Inga-Cecilie Soerheim, MD, dari Channing Laboratory, Brigham. Analisa dilakukan dari kasus penyakit paru-paru kronis pada 954 pasien dengan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) dan 955 kontrol. Pasien-pasien yang merupakan perokok/mantan perokok.
Telah lama diduga bahwa efek merokok pada fungsi paru-paru dapat dibedakan menurut gender. Hasil analisa tersebut menegaskan bahwa perempuan berisiko mengalami penurunan fungsi paru-paru dan PPOK berat yang lebih tinggi dari pria. "Perbedaan gender dalam kerentanan PPOK tampaknya paling penting ketika aktivitas merokok dengan frekuensi rendah. Perempuan mungkin mentolerir sejumlah kecil tembakau lebih buruk daripada laki-laki," jelas Dr Soerheim. Maka dari itu, berhentilah merokok sekarang! (wd)
sumber: http://www.sciencedaily.com/

Comments
Post a Comment