![]() |
| bayi cegukan/smsc.com |
Cegukan pada bayi sering terjadi pada bayi setelah dia minum ASI ataupun setelah makan. Menurut detikhealth, cegukan adalah salah satu gerakan refleks dari tubuh dan disertai dengan suara yang khas akibat iritasi dari diafragma. Cegukan terjadi ketika kontraksi pada diagfragma, yaitu sekat pembatas antara rongga perut dengan rongga dada. Kontraksi ini lah yang kemudian menyebabkan katup pita usara di tenggorokan menjadi tertutup sehingga udara yang hendak ke paru-paru terhalang, saat proses ini terjadi seorang bayi akan mengalami cegukan.
Cegukan menjadi salah satu problem paling umum dan sering dilaporkan terutama pada bayi di bawah usia satu tahun. "Bayi biasanya mengalami cegukan yang disebabkan oleh menyusui baik dengan ASI, susu formula atau makanan lain. Selain itu penurunan suhu yang dapat menyebabkan seorang bayi kedinginan juga bisa memicu cegukan," menurut Lynnette Mazur, profesor pediatrik dari University of Texas Health Science Center di Houston, seperti dikutip dari Babycenter, (25/3/2010). Selanjutnya, Profesor Mazur menyatakan bahwa cegukan merupakan hal yang normal dan wajar bagi bayi, kecuali jika cegukan sampai mengganggu aktivitasnya seperti tidur atau makan. Bayi yang memiliki penyakit gastroesophageal reflux mungkin akan lebih sering mengalami cegukan.
Durasi cegukan pada bayi biasanya berlangsung antara 5- 10 menit , namun demikian suara cegukan bayi yang begitu keras, dengan ekspresi sang bayi memang kadang membuat khawatir, serta beberapa kasus bayi cegukan disertai bayi suara tangis. Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut. Langkah-langkah untuk mengatasi bayi cegukan diantaranya.
Menepuk-nepuk punggung bayi
Menepuk-nepuk punggung adalah cara lama yang hingga saat ini masih sering dilakukan untuk mengatasi cegukan pada bayi dan hasilnya memang cegukan bayi bisa berhenti. Caranya yakni dengan menggendong bayi Anda kemudian posisikan tegak pada bahu lalu tepuk secara perlahan punggungnya, lakukan dengan lembut, perlahan-lahan secara berulang-ulang.
Air minum hangat
Cara mengatasi cegukan bayi yang ini juga bisa dilakukan dengan mudah yakni dengan air hangat. Berikan minuman hangat pada si kecil, yang fungsinya untuk meregangkan otot pada diagfragma sehingga kontraksi akan berkurang dan hilang, maka cegukan akan hilang.
Menggunakan dot dan botol yang tepat
Seringkali penggunaan dot dan botol yang tidak tepat dapat menghasilkan cegukan pada bayi. Hal ini dikarenakan bayi lebih banyak menelan udara dari pada susu jika lubang dot tidak seimbang dengan kekuatan sedot bayi. Hal ini memang biasa terjadi, namun tentunya dapat diminimalisir dengan penggunaan botol dan dot yang tepat.
Beberapa tips diatas akan sangat berguna bagi Anda yang saat ini memiliki bayi dan sering mendengar bayi cegukan. Cegukan ini kadang mengganggu si bayi tapi selama bayi tetap merasa bahagia, tersenyum dan dapat makan serta minum dengan baik tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Selamat mencoba! (jn)

Comments
Post a Comment