![]() |
| model satelit glonass/digitaltrends.com |
Sejarah GLONASS
Uni Sovyet memulai pengembangan GLONASS pada tahun 1976, dan menjadi proyek ambisius dari Russian Federal Space Agency. Pada tahun 1982, Pemerintah Uni Sovyet kala itu meluncurkan satu dari 24 satelit yang akan membentuk konstelasi GLONAS. Seperti halnya GPS yang menggunakan 24 satelit, GLONASS sempat terhenti hingga pada tahun 2001 Presiden Vladimir Putin kembali melanjutkan mega proyek ini, dan pada tahun 2011 akhirnya keseluruhan satelit telah diluncurkan. Total proyek ini menelan anggaran 5 milyar dolar dan menjadi pengeluaran terbesar yang dihabiskan oleh badan antariksa Rusia.
![]() |
| satelit glonass versi terakhir/thetecnica.com |
Keunggulan GLONASS dibanding GPS
Sebagai sistem yang dikembangkan untuk menyaingi Amerika, ternyata GLONASS masih memiliki kelemahan. Ternyata GLONASS tidak memiliki cakupan seluas GPS, karena GLONASS hanya memfokuskan akurasi pada bagian utara bumi dimana fungsi satelit tersebut pada awalnya adalah untuk pengembangan militer Rusia. Namun demikian, dengan menggabungkan kedua sistem antara GPS dan GLONASS, tingkat akurasi akan menjadi meningkat. Dengan lebih dari 55 satelit mengelilingi bumi akan memberikan kesempatan bagi alat penerima sinyal untuk menentukan lokasi dengan akurasi 2 meter.
Sistem GLONASS pada smartphone
Saat ini hampir setiap smartphone apakah itu high-end ataupun low-end telah dilengkapi dengan A-GPS (Assisted GPS) dengan menggunakan kemampuan jaringan untuk menentukan lokasi Anda. GLONASS yang telah dikomersialkan untuk publik telah banyak dilirik oleh pengembang ponsel untuk menggabungkan kedua sistem GLONASS dan GPS sebagai terobosan untuk meningkatkan layanan penentuan lokasi bagi pengguna ponsel pintar. Semakin banyak perusahaan dan produsen chip untuk menyertakan teknologi GLONASS ini dan mengembangkan sistem yang dapat menghemat penggunaan baterai setelah sebelumnya sistem GPS yang ada dalam ponsel dianggap banyak menyerap daya pada baterai.
I-Phone 4S merupakan salahsatu perangkat yang menggunakan GLONASS, meskipun demikian informasi ini tidak tersebar luas dikarenakan kepentingan Apple untuk memasukkan teknologi ini adalah untuk meredam tekanan pemerintah Rusia, yang dilaporkan akan melarang impor setiap perangkat mobile yang tidak mendukung GLONASS. Namun demikian, informasi ini masih samar apakah Apple benar-benar menginginkan GLONASS untuk digunakan pada produk I-Phone 4S mereka. Pada perkembangannya sistem GLONASS telah banyak dikenal dan disertakan dalam perangkat mobile. Produk-produk dengan harga murah telah menerapkan sistem ini sebagai bagian peningkatan fungsi penentuan lokasi pada perangkat mobil bersama GPS yang telah sebelumnya dikenal dan diaplikasikan sejak lama. Ke depannya, sistem penentuan lokasi ini akan menjadi sangat berkembang setelah China telah meluncurkan satelit penentu lokasi (Compass), dan juga Uni Eropa yang juga mengembangkan satelit bernama Galileo yang akan selesai pada tahun 2014. (wd)
Sumber: thetecnica.com, digitaltrends.com, wikipedia


Comments
Post a Comment