Landscappist.com - Sobat landscappist, akhir pekan ini merupakan saat yang menyenangkan untuk melakukan hobi. Bagi sobat landscappist yang hobi bersepeda, Yogyakarta merupakan salahsatu kota yang memiliki banyak komunitas sepeda. Komunitas ini tumbuh berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan transportasi yang murah, menyehatkan, dan ramah lingkungan. Munculnya komunitas bersepeda ini tak hanya yang mendasarkan pada jenis sepeda saja seperti fixie, downhill ataupun roadbike. Namun, juga komunitas-komunitas sepeda di kampung-kampung yang didirikan oleh masyarakat setempat yang memiliki kesamaan hobi yakni bersepeda.
Salah satu kegiatan bersepeda yang cukup dikenal di kota pelajar yakni, Jogja Last Friday Ride (JLFR). Kegiatan bersepeda pada hari jumat akhir di setiap bulan ini selalu diikuti oleh ribuan pesepeda dari Yogyakarta dan sekitarnya dengan menyusuri rute-rute dalam kota dan membentuk barisan panjang pesepeda baik tua dan muda. Aktivitas ini merupakan bentuk kegiatan bersepeda yang terinspirasi oleh gerakan Critical Mass yang telah terbentuk di lebih dari 300 kota di dunia. Pesan yang dibawa dari kegiatan JLFR tentu saja adalah mengajak masyarakat untuk beralih menggunakan sepeda sebagai moda transportasi utama, dan mengurangi penggunaan kendaraan dengan bahan bakar minyak dan mengurangi polusi udara.
Komunitas sepeda yang muncul di kota Yogya ini tentu saja bisa merupakan salah satu contoh dari munculnya ribuan gerakan pesepeda di kota-kota di Indonesia yang sedikit banyak telah menjadi gaya hidup masyarakat di perkotaan. Gerakan sepeda di kampung-kampung juga bermunculan sebagaimana di Dusun Karanggayam, Kecamatan Depok, Sleman yang juga memiliki komunitas Gowes Minggu Pagi yang digagas oleh gerakan pemuda setempat. Meskipun anggota kegiatan ini berasal dari masyarakat dusun Karanggayam, namun juga gerakan ini telah diikuti oleh pemuda-pemudi dari luar negeri yang kebetulan sedang melakukan studi di Yogyakarta, seperti di Universitas Gadjah Mada. Gerakan bersepeda di minggu pagi tentu hanya sebagian kecil dari aktivitas komunitas sepeda yang beranggotakan lebih dari tigapuluh pemuda-pemudi ini. Komunikasi antar komunitas sepeda juga dilakukan serta mengikuti kegiatan-kegiatan sosial yang juga digagas oleh komunitas sepeda lain sebagai bentuk ikatan kebersamaan antar penggiat sepeda di Yogyakarta.
Bergabung dengan komunitas sepeda memiliki nilai positif bagi Anda untuk menjalin silaturahmi antar penggemar sepeda. Banyak anggota pesepeda di kota sekarang merupakan profesional muda dengan karir yang baik di bidangnya. Hal ini tentunya dapat memberikan peluang bagi Anda untuk sambil menyalurkan hobi, serta menjaring banyak penggemar sepeda di kota Anda. Mari kita bersepeda! (jnwd)
Salah satu kegiatan bersepeda yang cukup dikenal di kota pelajar yakni, Jogja Last Friday Ride (JLFR). Kegiatan bersepeda pada hari jumat akhir di setiap bulan ini selalu diikuti oleh ribuan pesepeda dari Yogyakarta dan sekitarnya dengan menyusuri rute-rute dalam kota dan membentuk barisan panjang pesepeda baik tua dan muda. Aktivitas ini merupakan bentuk kegiatan bersepeda yang terinspirasi oleh gerakan Critical Mass yang telah terbentuk di lebih dari 300 kota di dunia. Pesan yang dibawa dari kegiatan JLFR tentu saja adalah mengajak masyarakat untuk beralih menggunakan sepeda sebagai moda transportasi utama, dan mengurangi penggunaan kendaraan dengan bahan bakar minyak dan mengurangi polusi udara.
![]() |
| gowes minggu pagi karanggayam /gmp |
Bergabung dengan komunitas sepeda memiliki nilai positif bagi Anda untuk menjalin silaturahmi antar penggemar sepeda. Banyak anggota pesepeda di kota sekarang merupakan profesional muda dengan karir yang baik di bidangnya. Hal ini tentunya dapat memberikan peluang bagi Anda untuk sambil menyalurkan hobi, serta menjaring banyak penggemar sepeda di kota Anda. Mari kita bersepeda! (jnwd)

Comments
Post a Comment