![]() |
| sulit tidur saat menopause/thinin10.com |
Masalah tidur yang terjadi sebenarnya tak jauh dari dampak berkurangnya hormon kewanitaan. Kondisi dimana indung telur tidak lagi memproduksi estrogen dan progesteron dalam jumlah yang cukup, sehingga kehilangan sejumlah hormon ini menimbulkan beberapa gejala "hot flashes" atau sebagai sebuah perasaan tiba-tiba yang menyebabkan rasa hangat menjalar ke seluruh tubuh dan juga berkeringat sebagai akibat berikutnya.
Dalam artikel yang dilansir oleh webmd.com, sebanyak 75-85% wanita menopause mengalami hot flash, setidaknya selama lima tahun pertama. Kondisi ini seringkali menyebabkan para wanita tersebut mengalami susah tidur. Dari hasil temuan National Sleep Foundation, menyebutkan rata-rata sebanyak 61% wanita menopause memiliki masalah tidur. Kesulitan tidur ini tentunya juga menimbulkan masalah lain, diantaranya rasa kantuk di siang hari.
Cara mengatasi masalah tidur bagi wanita menopause
Banyak terapi yang ditawarkan oleh dunia medis terkait masalah yang muncul saat menopause, beberapa terapi merupakan terapi klasik yang fungsinya untuk mengganti hormon yang hilang. HRT (hormone replacement therapy) berupa penggantian hormon estrogen bisa diberikan dalam bentuk pil, ataupun krim dan dapat pula dikombinasikan dengan progesteron. Namun, studi yang dilakukan oleh Women's Health Initiative menunjukkan bahwa penggunaan jangka panjang terapi estrogen-progesteron dapat meningkatkan potensi terjadinya kanker payudara, penyakit jantung, pembekuan darah ataupun stroke.
Disamping itu beberapa tips yang secara khusus direkomendasikan agar Anda dapat tidur tanpa bantuan hormon diantaranya adalah sebagai berikut.
1. Menggunakan baju yang longgar saat hendak tidur dan berbahan serat alami seperti katun.
2. Menjaga kesejukan ruangan dengan ventilasi udara yang cukup.
3. Menjauhi beberapa makanan tertentu yang menyebabkan tubuh Anda hangat dan berkeringat termasuk makanan pedas, terutama sebelum tidur.
Beberapa latihan yang direkomendasikan untuk dilakukan oleh wanita ketika menopause untuk dapat meningkatkan kualitas tidur diantaranya.
1. Menjaga waktu tidur teratur, termasuk tidur pada waktu yang sama setiap malam
2. Menjauhi kafein
3. Tidak tidur siang, yang bisa menyebabkan seseorang sulit tidur di malam hari.
4. Meminta saran dokter, terutama pengobatan yang bisa membantu Anda tidur di malam hari.
Selamat mencoba! (wd)
sumber: www.webmd.com

Comments
Post a Comment