Skip to main content

Berlibur dan Belajar di Laboratorium Geospasial Parang Tritis

lab geospasial parangtritis
piramid di laboratorium geospasial parangtritis/facebook
Landscappist.com -Sobat landscappist. Liburan ke Yogyakarta, tak lengkap rasanya bila tidak berkunjung ke pantai Parang Tritis. Iya, pantai ini merupakan salah satu obyek wisata andalan Kabupaten Bantul. Letaknya berada di bagian selatan Provinsi DIY, dan telah cukup dikenal baik karena keindahannya ataupun mitos yang berkembang. Namun, selain bisa berwisata menikmati keindahan pantai Parang Tritis, Anda juga bisa belajar mengenai kawasan pesisir dan mencari informasi mengenai teknologi penginderaan jauh yang dikembangkan untuk pengetahuan kepesisiran. Sebelum pintu masuk Parang Tritis, Anda dapat belok ke kanan dan menyempatkan diri berkunjung ke Laboratorium Geospasial Pesisir.

Laboratorium Geospasial Pesisir ini merupakan pusat riset kepesisiran yang dikelola oleh Badan Informasi Geospasial yang menjalin kerjasama dengan Fakultas Geografi UGM dan Pemkab Bantul. Salah satu bagian di dalamnya adalah Museum Alam Gumuk Pasir sebagai daya tarik untuk wisata pendidikan. Komplek Laboratorium Geospasial terletak di kawasan gumuk pasir tak jauh dari Pantai Depok, Desa Parangtritis, Kabupaten Bantul.

Bangunan ini merupakan tindak lanjut dari Piagam Kerjasama dalam hal Pendidikan, Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Survei dan Pemetaan dan Penanganan Informasi Teknologi, antara BAKOSURTANAL dengan UGM pada tanggal 25 Agustus 2001. Hingga pada perkembangannya dilakukan kerjasama antara BAKOSURTANAL, UGM dan Pemda DIY untuk mendirikan Laboratorium Pengelolaan Sumberdaya Ekosistem Pesisir (Geospasial).


wetskill indonesia, laboratorium geospasial
aktivitas wetskill di laboratorium geospasial/widhidoc
Bangunan utama berarsitektur piramid menjadi landmark tempat wisata pendidikan ini. Bangunan unit museum menyimpan berbagai macam peralatan pemetaan dan geografi, koleksi bermacam pasir pantai dan batuan. Dari unit museum untuk menuju bangunan berbentuk piramid, dihubungkan oleh lorong yang disebut lorong pengetahuan. Terdapat informasi yang menggambarkan proses terjadinya gumuk pasir di Parangtritis.

Di dalam lab tersebut terdapat wahana pemutaran video terjadinya gumuk pasir  serta beberapa alat-alat pemetaan dan citra satelit NOAA. Laboratorium ini sering dikunjungi oleh pelajar, mahasiswa, ataupun peneliti dari dalam dan luar negeri. Bahkan, sempat pula saya berpartisipasi dalam kegiatan Wetskill Indonesia yang diikuti pula oleh beberapa mahasiswa dari Belanda, Jerman, dan Singapura.

Sambil berwisata, tak ada salahnya untuk menambah pengetahuan mengenai dinamika kepesisiran dari berbagai macam aspek. Untuk informasi dan kontak lebih lanjut dapat berkunjung ke facebook: Laboratorium Geospasial Pesisir (Parangtritis), dan Anda bisa mengunjunginya bersama keluarga saat liburan di Yogyakarta. (jn)


Comments