Landscappist.com - Sobat landscappist, memang benar adanya jika Indonesia merupakan negara yang kaya. Salah satu kekayaan itu adalah Indonesia mendapatkan peringkat ke 3 sebagai negara penghasil kopi terbesar di dunia, terlebih dengan beragam jenisnya. Jadilah warung kopi yang begitu banyak tersebar keseluruh nusantara dengan penggemar yang tak sedikit. Namun ada berita mencengangkan, tahukah Anda bahwa ada gangguan menal (jiwa) yang bisa muncul hanya karena kopi? Buktinya dalam edisi terbaru DSM V (Diagnostic and Stastical Manual of Mental disorders) yang merupakan kitab panduan diagnosis para psikolog klinis dan psikiatri telah mencantumkan gangguan mental yang diakibatkan konsumsi kopi yaitu keracunan kopi atau caffeine intoxication.
Gejalanya adalah gelisah, gugup, gembira, wajah memerah, gangguan pencernaan, otot berkedut, perkataan bertele-tele, susah
tidur, denyut jantung meningkat tak teratur. Minimal Anda memiliki 5 gejala tersebut segera setelah meminum kopi, maka Anda dapat dikatakan keracunan kopi. Ditambah lagi kesemua gejala tersebut telah mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Jika Anda tiba-tiba berhenti meminum kopi, maka akan ada gejala putus obat atau withdrawal.
Gejala putus obat yang biasa terjadi adalah sakit kepala, kelelahan, sulit berkonsentrasi, depresi serta masalah lainnya. Hal tersebut memang merupakan konsekuensi dari kafein. Kafein sendiri menimbulkan ketergantungan.
Sebenarnya terjadi pertentangan atas dimasukkannya gengguan mental karena kopi ini ke dalam DSM V, namun dikarenakan penggila kopi semakin banyak dan semakin meningkatnya masalah tersebut, hal ini menjadi pertimbangan khusus. Sedangkan dalam sebuah kasus yang jarang terjadi, kafein yang dikonsumsi dalam disis tinggi, dapat menyebabkan kematian. Jadi, bijaksanalah dalam mengkonsumsi kopi. (fdh)
Comments
Post a Comment