![]() |
| sakit maag saat puasa/flickr |
Seringkali penyakit yang berpusat di lampung ini menjadi alasan bagi bagi sebagian orang untuk tidak berpuasa. Ada kalanya itu memang dibenarkan, namun disisi lain sebenarnya puasa memiliki manfaat untuk pengobatan maag. Penyakit maag atau sering pula disebut gastritis adalah peradangan dari dinding lambung bagian luar (yang berinteraksi dengan makanan), dan apabila proses peradangan ini tidak diatasi maka berimplikasi pada kerusakan lapisan bawah lambung termasuk otot lambung. Penderita seringkali mengeluh terasa mual, mulas, perih, dan kembung. Menurut Abu Ikhsan M. Kes, keadaan ini timbul saat cairan lambung keluar dari sel parietal lambung dalam jumlah banyak, sehingga merangsang dinding dan menimbulkan rasa perih, lalu merangsang gerak lambung yang tak terkendali sehingga terasa mual. Kemudian, asam lambung yang masuk ke usus dalam konsentrasi besar menimbulkan bereaksi dengan cairan usus yang bersifat basa ( non asam), sehingga timbullah gas yang bisa kita rasakan sebagai kembung. Seringkali pada sebagian orang mencoba mengatasi gastritis adalah dengan mengkonsumsi antasida (obat maag), padahal konsumsi obat ini dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan gangguan pada ginjal dan yang lebih parah lagi adalah penderitanya tidak bisa melakukan puasa wajib.
Puasa sebenarnya memiliki peran dan fungsi untuk menyehatkan metabolisme termasuk memperbaiki kondisi lambung agar menjadi lebih baik. Cara ini sebagaimana dilakukan rasul saw yang menggunakan puasa sebagai sarana untuk menjaga kondisi kesehatan agar tetap prima. Beberapa hal yang bisa dilakukan penderita maag untuk berpuasa, diantaranya:
Melaksanakan sahur
Makan sahur disunnahkan oleh nabi meski hanya dengan minum air putih. Melakukan sahur memberikan beberapa manfaat diantaranya: menyiapkan tenaga untuk aktifitas disiang harinya , menurunkan keasaman dari cairan isi lambung, meski hanya mengkonsumsi air putih. Pada sebagian orang minum air putih di pagi hari memiliki fungsi detoksifikasi, hal ini disebabkan air yang di minum pagi hari dalam jumlah banyak akan dengan mudah di keluarkan melalui air kencing ( urin), bersama-dengan kototran-kotoran yang berasal dari dalam tubuh.
Tidak tidur lagi setelah sahur
Tidur setelah sahur kurang baik bagi lambung yang sedang mengalami perandangan, karena tidur akan menyebabkan peningkatan gerak saluran cerna sehingga pengosongan lambung lebih cepat, pengeluaran asam lambung juga meningkat. Hal ini disebabkan pada saat tidur keluaran hormone non katekolamin meningkat . Hormon ini akan meningkatkan sekresi asam lambung dan gerak usus. Akibatnya saat bangun tidur perut lebih terasa lapar.
Beraktivitas
Seseorang itu tidak tidur apalagi beraktivitas, maka otak akan merangsang keluaran hormone katekolamin. Hormone ini mempunyai efek mengurangi keluaran asam lambung dan enzim pencernaan, mengungi gerak usus, serta menghancurkan simpanan gula dan lemak yang ada didalam tubuh. Olahraga ringan ataupun melakukan pekerjaan rumah sebenarnya bisa sangat membantu dalam proses pencernaan.
Menyegerakan saat berbuka
Buka puasa hendaknya disegerakan dengan makanan yang manis sehingga dapat mengembalikan stamina ke kondisi semula. Namun tentunya tidak dalam jumlah yang berlebihan, karena akan menimbulkan efek seperti radikal bebas yang bisa memicu timbulnya kerusakan dinding pembuluh darah seperti atherosclerosis ( penyempitan dinding pembuluh darah ). Makan malam adalah hal yang penting tapi paling sering diabaikan. Padahal makan malam penting dalam mencegah kerusakan dinding saluran cerna. Seperti diketahui sekresi cairan lambung dan cerna pada malam hari dan terlebih saat tidur akan lebih tinggi disbanding siang hari. Dengan kata lain siang hari tidak berbahaya jika seseorang itu berpuasa dengan atau tanpa makan (sahur) cukup niat , tapi hendaknya pada malam hari dia harus tetap makan.
Beberapa cara diatas merupakan tips kesehatan bagi Anda yang memiliki masalah dengan lambung. Namun demikian, tentu saja hal ini perlu dikonsultasikan dengan dokter pribadi Anda sehingga ibadah puasa Anda dapat berjalan dengan maksimal, dan sesungguhnya puasa itu menyehatkan. (wd)
sumber : www.greenatura.com

Makasih infonya dan Selamat menunaikan ibadah puasa, semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT.
ReplyDelete