Landscappist.com - Morning sickness biasa dialami para wanita hamil. Gejalanya adalah berupa pening, mual, dan muntah yang berlangsung dari pagi hingga siang hari.pada beberapa wanita bahkan mengalaminya sepanjang hari.
Morning sickness biasa melanda di awal kehamlan ketika kandungan berusia 4 hingga minggu. Kadangkala menetap hingga minggu ke 16. Lamanya dan tingkat keparahannnya berbeda antara wanita satu dangan wanita lainnya.
Belum ada yang dapat menjelaskan secara pasti penyebabnya. Namun adanya dugaan kuat dari para dokter tentang tingginya peningkatan hormon progesteron yang membuat otot-otot menjadi lemas sehingga membuat perlekatan embrio dan memperlambat kerja lambung dalam hal pencernaan. Karena lambatnya kerja lambung, asam lambung menjadi meningkat ditambah berkurangnya gerakan sistem pencernaan dalam mengangkut makanan. Akibatnya Anda akan merasa mual dan ingin muntah terus menerus.
Hal lain yang dicurigai sebagai penyebabnya adalah peningkatan serum hCG dalam tubuh. Serum ini terproduksi setelah terjadinya perlekatan dlam embrio dan akan meningkat hingga minggu ke 12. Sehingga para wanita biasanya akan mengalami morning sickness hingga minggu ke 12 saja. Walapun normal dalam kehamilan, namun morning sickness bukanlah hal yang nyaman untuk dialami. Sehingga diperlukan cara untuk mengatasinya. Para dokter biasanya akan memberikan vitamin B6 dan multivitamin. Beberapa hal lain yang dapat dilakukan diantaranya.
Morning sickness biasa melanda di awal kehamlan ketika kandungan berusia 4 hingga minggu. Kadangkala menetap hingga minggu ke 16. Lamanya dan tingkat keparahannnya berbeda antara wanita satu dangan wanita lainnya.
| morning sickness |
Hal lain yang dicurigai sebagai penyebabnya adalah peningkatan serum hCG dalam tubuh. Serum ini terproduksi setelah terjadinya perlekatan dlam embrio dan akan meningkat hingga minggu ke 12. Sehingga para wanita biasanya akan mengalami morning sickness hingga minggu ke 12 saja. Walapun normal dalam kehamilan, namun morning sickness bukanlah hal yang nyaman untuk dialami. Sehingga diperlukan cara untuk mengatasinya. Para dokter biasanya akan memberikan vitamin B6 dan multivitamin. Beberapa hal lain yang dapat dilakukan diantaranya.
- Selama kehamilan sebaiknya Anda mengurangi konsumsi makanan dengan bumbu menyengat, berminyak atau terlalu banyak makanan berat dalam jumlah besar. Sebaiknya Anda makan beberapa kali dalam jumlah atau porsi kecil setahap demi setahap.
- Bawalah sebotol air putih kemana saja Anda pergi atau pastikan Anda memiliki asupan cairan yang cukup untuk mencegah peningkatan asam lambung. Minumlah sedikit demi sedikit bertahap jangan Anda minum langsung habis seusai makan karena Anda akan merasa semakin mual ketika perut terisi penuh.
- Ganti makanan manis dengan makanan yang berkarbohidrat tinggi seperti roti panggang, madu, kentang, tofu dan sereal.
- Minum jus di pagi hari namun jangan terlalu asam karena akan meningkatkan asam lambung.
- Untuk mengurangi mual, Anda dapat mengatasinya dengan teh hangat, jahe, permem mint atau menthol, dll.
jadi inget pengalaman isteri saat hamil muda begitu dahsyat mualnya, bahkan muntah yang tidak tertahan dan itu terjadi selama tri semester pertama.
ReplyDelete